Keterbatasan Ekonomi, Anak Tukang Becak Asal Cilegon Ini Mampu Lulus Cum Laude di ITB

Senyum semringah Herayati saat menunjukan ijazah ITB. (Foto: TitikNOL)
Senyum semringah Herayati saat menunjukan ijazah ITB. (Foto: TitikNOL)

CILEGON,TitikNOL - Herayati (23) anak seorang tukang becak asal Kotasari,Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, lulus cum laude di Institute Teknologi Bandung (ITB). Herayati, lulus sidang skripsi pada Mei lalu dan baru wisuda pada Sabtu (21/7/2018). Kini ia menyandang gelar Sarjana Sains.

Mahasiswa jurusan Kimia Fakultas Matematika dan IPA (F-MIPA) itu lulus dengan IPK 3.77. Anak seorang tukang becak itu berhasil menyelesaikan kuliahnya 3 tahun 7 bulan dengan segala kesulitan dan keterbatasan orangtua yang ia miliki.

"Alhamdulillah bisa lulus dari ITB, di bawah keterbatasan ekonomi orangtua selalu ada rizki mah," ungkap Hera kepada wartawan ditemui di kediamannya, Senin (23/7/2018).

Kuliah di ITB, kata Heryati, memang butuh kerja keras untuk bisa menyelesaikan studi selama 4 tahun kurang. Namun, lingkungan yang mendukung membuat kesulitan itu bisa teratasi.

"Kalau soal kesulitan belajar karena di ITB kan emang susah, tapi alhamdulillahnya karena lingkungannya mendukung jadi Hera nggak belajar sendirian begitu, jadi temen-temen di sana enak diajak diskusinya," ungkapnya.

Herayati yang merupakan putri bungsu dari pasangan suami-istri Sawiri (66) dan Durah (62) itu mengungkapkan, jauh dari rumah membuat ia kadang merasa rindu kepada orangtuanya, hal itu menjadi salah satu dukanya selama kuliah di ITB.

"Saya pernah males untuk belajar, tapi saya langsung bangkit lagi karena ingat sama orangtua yang menaruh harapan ke Hera, "aku wanita yang bercita-cita menjadi dosen ini.

Perlu diketahui, Herayati bisa kuliah di ITB dengan bantuan beasiswa Bidikmisi dari Kemenristek dan Dikti. Selama satu tahun ia pernah tinggal di asrama khusus penerima beasiswa Bidikmisi. Untuk menambah uang jajannya, ia juga mengajar privat di sekitar ITB.(Ardi/TN2).

Komentar