CILEGON, TitikNOL - Sejak selesai dibangun pada 2015 yang lalu, gedung baru Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon hingga saat ini tak kunjung ditempati.
Gedung yang menghabiskan anggaran APBD kurang lebih Rp4 miliar itu kini ditumbuhi semak belukar.
Berdasarkan pantauan di lapangan, gedung berlantai dua itu terletak di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon tepatnya KM 12 .
Sudah 4 tahun lalu gedung milik korp adhyaksa itu tak juga dihuni para pegawainya, lantaran dinilai tidak sesuai spek dari sisi ke amanan.
Halaman depan gedung tersebut kondisinya sangat memprihatinkan. Rumput ilalang setinggi kurang lebih 60 cm terlihat tumbuh subur.
Bahkan, hampir menutupi pandangan tampak depan gedung. Adapun pagar besinya juga sudah dibalut rerumputan.
Kepala Kejari Cilegon, Andi Mirnawaty yang dikonfirmasi beralasan, belum ditempatinya gedung baru itu karena belum diserahterimakan dari Pemkot Cilegon.
"Kalau lokasi representatif, kalau saya kan JLS itu pengembangan ke depan itu bagus kan, cuma jalan yang pas kantor itu dari sisi keamanan kami kurang bagus belakangnya kan ada jalan, deket sekali dengan lantai dua," jelasnya kepada wartawan di Kantor Kejari Cilegon, Selasa (26/3/2019).
Diungkapkan Andi, pihaknya kemungkinan tidak akan menempati gedung baru itu karena sisi keamanan tak memenuhi syarat.
"Solusinya kita akan mencari tempat yang baik dan sekarang masih mencari kira-kira seperti apa," ujarnya.
Sementara itu, Wali kota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, pihaknya akan siap memakai gedung tersebut jika Kejari Cilegon tidak menempatinya.
"Kalau Bu Kajarinya nyerahin ya kita pakai," ungkapnya singkat. (Ardi/TN1).