Sempat Teriak Mau Taubat, Pelaku Curanmor Ini Tewas Dihakimi Warga

Pelaku pencurian yang dihakimi massa. (Foto: TitikNOL)
Pelaku pencurian yang dihakimi massa. (Foto: TitikNOL)

TANGSEL, TitikNOL - Nasib seorang pria berinisial F, warga Rumpin, Kabupaten Bogor ini bisa dibilang sangat sial. Sebab, saat melakukan aksinya mencuri motor, pria tersebut ketahuan warga dan ditinggal lari oleh rekannya.

Informasi yang berhasil dihimpun TitikNOL, peristiwa itu terjadi di kawasan kontrakan Saung Sakinah, Jalan Haji Jamat, Gang Rais, Buaran, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (5/1/2020).

Usut punya usut, usai gagal mendapatkan motor incarannya lantaran ketahuan warga, pria pengangguran itu lari dan ditangkap warga saat sembunyi di semak-semak. Pelaku ditelanjangi dan dihakimi. Setelah itu, pelaku dibuang oleh warga ke tempat sampah. Anehnya, pelaku sempat menangis dan teriak minta taubat dan jadi tontonan warga usai dihakimi.

"Iya pelaku ditangkap saat berhasil melarikan diri, dia tadi ditelanjangi. Bahkan dia nangis dan teriak akan taubat saat dibuang di tempat sampah," kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Sementara, Kapolsek Serpong, Polres Tangerang Selatan, Kompol Supriyanto kepada wartawan menyampaikan, pelaku akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta Timur.

Menurut Kompol Supriyanto, pelaku ditangkap warga sedang melakukan pencurian motor dengan menggunakan kunci leter T. Namun kunci leter T tersebut, kata dia, jadi barang bukti lantaran kunci leter T patah sebagian di dalam motor korban.

"Setelah sampai di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, langsung ditangani oleh tim dokter. Kurang lebih satu jam berikutnya pelaku ini dinyatakan meninggal dunia," jelas Kompol Supriyanto.

Informasi yang berhasil dihimpun TitikNOL, polisi kini tengah melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lain yang melarikan diri.

Dalam peristiwa tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti sebuah kunci leter T yang patah saat tertinggal di motor curiannya, serta satu sepeda motor yang digunakan para pelaku saat melancarkan aksinya. (Don/TN1)

Komentar