SERANG, TitikNOL - Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Milik PT Bank Pembangunan Daerah (BEKS) dikeluhkan nasabah mereka sendiri lantaran seringkali mengalami gangguan sehingga tidak bisa digunakan untuk proses transfer maupun tarik tunai.
Sejumlah nasabah yang didominasi pegawai negeri di lingkungan Pemerintah Kota Serang maupun Provinsi Banten bahkan menyebut bahwa mesin ATM Bank Banten seolah memiliki jam operasional.
Hal itu karena untuk waktu-waktu tertentu, mesin-mesin ATM itu bisa dipastikan mengalami eror sistem.
Menurut seorang nasabah yang enggan disebutkan namanya. Dia mengeluh karena mesin ATM milik Bank Banten seringkali eror yang mengakibatkan proses transaksi tidak bisa dilakukan. Sialnya kejadian ini kerap terjadi pada saat-saat tertentu dirinya membutuhkan layanan mesin ATM.
"Ini saya mau ngeluh. Jadi mesin ATM Bank Banten ini sering banget eror. Terutama eror karena uang tunainya habis. Yang paling sering di KP3B (Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, red) Padahal Bank Pemerintah Banten. Akhirnya mau tidak mau nariknya dari mesin bank lain," katanya, Minggu (18/8).
Selain Mesin ATM dimaksud, ada juga mesin yang berlokasi di sebuah toko retail lingkungan Taktakan, juga di Jl. Jendral Ahmad Yani, Kota Serang. Di samping gangguan, mesin ATM tersebut juga kotor seakan tidak terawat.
Keluhan lainnya juga datang dari seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Serang inisial S, yang mengaku kini harus mengikuti anjuran daerahnya untuk menjadi nasabah Bank Banten. Sebab, kini PT BEKS telah resmi menjadi pemegang rekening kas umum daerah Kota Serang, yang sebelumnya di Bank BJB.
Dia menuturkan sejak menjadi nasabah Bank Banten, dia kesulitan mencari mesin ATM mana kala hendak melakukan transaksi tarik tunai. Sebab ada sejumlah mesin yang bahkan terlalu sering eror sampai membuatnya jera mencoba di sana.
"Sekarang harus pakai Bank Banten kan, gajinnya di sini (Bank Banten, red). Pas mau tarik tunai susah. Ini juga belum tahu apakah nanti bakal ketunda atau tidak gajiannya," tandasnya.
Terkait hal tersebut, Humas Bank Banten, Rahmat Hidayat alias Gomed, menangkis kabar bahwa mesin ATM Bank Banten yang ada di lingkungan KP3B mengalami eror sistem.
Dia mengklaim bahwa tim dari Bank Banten selalu memeriksa mesin ATM melalui sistem yang ada pada Bank milik Pemprov Banten tersebut. Dan dari hasil pemeriksaan, dirinya menegaskan bahwa kondisi ATM dalam kondisi aman untuk digunakan dan dalam kondisi ATM terisi uang tunai.
" (mesin ATM, red) KP3B aman, uang ada," tulisnya dalam pesan whatsapp.
"Insyaallah aman bang, yang di KP3B, tim layanan memonitor tiap saat, jika ada ATM yg error bisa di fotoin dan lokasi dimana, kita bisa sinkronkan cek ke lokasi oleh tim," tambahnya.
Namun, saat ditanya soal laporan adanya mesin ATM yang kotor tidak terawat di daerah Taktakan dan apakah tidak ada petugas yang melakukan perawatan mesin secara berkala, Rahmat tidak menjawab pertanyaan tersebut.