Soal Situ Ciunem Ambrol, Ini Hasil Penelusuran di Lokasi Proyek

Tim Litbang TitikNOL melakukan investigasi dan penelusuran ke lokasi ambrolnya Situ, guna mengetahui dan memastikan penyebab ambrolnya Situ Ciunem. (Foto: TitikNOL)
Tim Litbang TitikNOL melakukan investigasi dan penelusuran ke lokasi ambrolnya Situ, guna mengetahui dan memastikan penyebab ambrolnya Situ Ciunem. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Pasca ambrolnya Situ Ciunem di Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Minggu (8/10/2017). Tim Litbang TitikNOL melakukan investigasi dan penelusuran ke lokasi ambrolnya Situ, guna mengetahui dan memastikan penyebab ambrolnya Situ Ciunem.

Yaya Hudaya, Divisi Litbang Media TitikNOL mengungkapkan, situ yang baru selesai dikerjakan sekitar 1,5 bulan lalu oleh PT Ayu Mustika Rizki itu, ditemukan terdapat sejumlah kejanggalan terkait pelaksanaan pengerjaannya.

Kejanggalan dimaksud kata Yaya Hudaya, terdapat beberapa item pekerjaan diduga tidak dilakukan oleh pihak pelaksana proyek, seperti tidak adanya pengerjaan pemasangan Cerucuk Bambu di lokasi sebagai penahan tanah. Selain itu, terdapat satu item kegiatan yang diduga difiktifkan alias tidak dilakukan oleh pihak pelaksana.

Menurutnya, sejak awal pelaksanaan pengerjaan Situ Ciunem oleh pihak pelaksana, sudah "tidak beres". Ketidakberesan tersebut lanjut Yaya, pelaksanaan mengalami keterlambatan pengerjaan rehabilitasi Situ Ciunem dari waktu pelaksanaan pekerjaan sesuai kontrak yakni terlambat selama lebih kurang 1,5 bulan.

Baca juga: Situ Ciunem Ambrol, Konsultan Teknis: Saya Dikontrak hanya Selama Proyek Saja

Bahkan kata Yaya, penggunaan sejumlah alat berat saat dilakukan pengerjaan seperti excavator dan bulldozer oleh pihak pelaksana diduga tidak tersertifikasi.

"Maka, akibat keterlambatan pengerjaan dan untuk mencapai progres hasil pekerjaan sesuai target waktu dalam kontrak, diduga pekerjaan proyek Situ itu dikerjakan asal-asalan," ujar Yaya Hudaya di Rangkasbitung, usai melakukan investigasi di lokasi.

Yaya berpendapat, ambrolnya Situ Ciunem itu bukan karena bencana pergeseran tanah akibat adanya air saat hujan lebat seperti dikatakan oleh Ali, konsultan teknis dari PT. Rezki Bima Cipka Konsultan. Melainkan karena faktor pekerjaan yang diduga tidak sesuai spek.

Sementara, hingga berita ini di lansir, Yusup selaku Dirut PT. Ayu Mustika Rizki, belum merespons konfirmasi yang disampaikan kepada pihaknya terkait ambrolnya Situ Ciunem.

Dipihak lain, TitikNOL masih berupaya untuk mendapatkan keterangan detail pasca ambrolnya Situ Ciunem dari Teguh, selaku PPK SNVT Pembanguan Situ dan Embung pada kantor BBWSC3 Banten.

Untuk diketahui, proyek rehabilitasi Situ Ciunem dibiayai APBN Tahun Anggaran 2017 Kementerian PUPR pada Dirjen SDA melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau - Ciujung - Cidurian (BBWSC3) Banten pada SNVT Pembangunan Situ dan Embung dengan nilai proyek sebesar Rp3.2 miliar. (Gun/red)

Komentar