Sabtu, 5 April 2025

Tidak Dihadiri Gubernur, RUPS Bank Banten Berlangsung Alot

Gubernur Banten, Wahidin Halim. (Dok: Tribunnews)
Gubernur Banten, Wahidin Halim. (Dok: Tribunnews)

SERANG, TitikNOL - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang merupakan agenda tahunan tentang laporan keuangan Bank Banten berlangsung alot. Sebab, atas informasi yang dihimpun, PT. Banten Global Development (BGD) selaku perusahaan induk dari Bank Banten diduga meragukan atas kinerja Bank Banten.

Ditambah, dalam agenda rapat yang digelar di Hotel Horison Ratu yang harusnya rampung pada pukul 12:00 WIB, namun faktanya ngaret tak kunjung selesai.

Bahkan pantauan di lokasi hingga pukul 17:20 WIB, peserta rapat satu persatu mulai meninggalkan ruang rapat.

Terlebih lagi, Gubernur Banten Wahidin Halim absen dalam rapat tersebut.

Orang nomor satu di Banten itu mewakilkan kehadirannya kepada Sekda Banten Al Muktabar dan Kepala BPKAD Provinsi Banten Rina Dewiyanti.

Setelah mengikuti rapat dari pukul 08:30 WIB hingga 10:30 WIB, kedua perwakilan Pemprov itu kompak meninggalkan ruang rapat dan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Plt Dirut PT. BGD, Fatoni.

“Iya, tadi emang sempat alot. Ini juga belum selesai. Tapi kami sudah tidak pakai ruangan di sini lagi, karena argonya sudah habis,” kata Kabag Informasi Perusahaan Bank Banten, Rahmat Hidayat, Jumat (17/7/2020).

Senada dengan salah satu pemilik saham di Bank Banten Indra. Menurutnya, waktu rapat sudah tidak menentu setelah terpotong oleh waktu dzuhur. Bahkan, agenda rapat yang kembali dijadwalkan pukul 15:00 WIB, belum berlanjut hingga pukul 17:19 WIB.

“(Diskusi) Lancar, nerima (laporan). Nah (kalau nerima laporan tanpa syarat) itu sampai jam 15:00 WIB, saya kan punya saham. Kalau saya tetap bertahan sajalah. Lagi belajar,” ujarnya.

Ia mengaku, acara rapat RUPS berjalan tanpa perdebatan sengit. Namun memang, segala keputusan laporan atas kinerja Bank Banten diserahkan sepenuhnya kepada pemegang saham mayoritas.

“Tadi sampai jam 15:00 WIB sampai sekarang belum lanjut. Nggak ada perdebatan. Nggak deadlock memang karena memang Jumatan. Kemudian menentukan dari pihak mayoritas saham,” terangnya.

Setelah itu, TitikNOL mendapat informasi bahwa Direktur Utama bersama pejabat penting di Bank Banten menggelar rapat susulan di ruangan Sekda Banten.

Saat ditemui di depan Sekretariat Sekda Banten sekira ba’da Magrib, Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa enggan berkomentar lebih jauh tentang progres RUPS. Menurutnya, rapat akan kembali digelar di Hotel Horison Ratu.

“Masih berlanjut, ke Hotel Ratu lagi,” ucapnya sambil berjalan menuju mobil. (Son/TN1)

Komentar