Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Kota Cilegon Tinggi

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Cilegon Dana Sujaksani. (Foto: TitikNOL)
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Cilegon Dana Sujaksani. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Tingkat kematian masyarakat Kota Cilegon akibat Covid -19 cukup tinggi. Selama Juli 2021, ratusan orang di Kota Cilegon meninggal karena terpapar Covid-19.

Berdasarkan data rekapitulasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, selama Juli sebanyak 123 orang meninggal. Sedangkan catatan Dinkes Kota Cilegon hingga tanggal 26 Juli 2021 tercatat sebanyak 99 orang meninggal.

Walikota Cilegon Helldy Agustian membenarkan jika angka kematian akibat Covid-19 di Kota Cilegon tinggi.

"Sebetulnya tingkat kesembuhan meningkat, namun karena tingkat kematian masih tinggi sehingga status kita masih zona merah ,"ungkap Helldy, di kantor Wali Kota, Senin (2/8/2021).

Berdasarkan data bahwa 97 persen pasien Covid-19 yang meninggal dunia tersebut belum menjalani vaksinasi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Cilegon Dana Sujaksani menjelaskan, hingga 26 Juli, jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 3.573 kasus dengan tingkat kesembuhan sebanyak 3.535.

Kendati jumlah kasus kematian cukup tinggi selama sebulan, namun menurut Dana jelang pergantian dari Juli ke Agustus, tingkat kematian perhari justru mengalani menurunan.

"Biasanya enam, lima kasus kematian perhari, di akhir menurun menjadi dua hingga empat per hari," ujarnya.

Untuk meminimalisir dampak Covid-19, kata Dana, Pemkot Cilegon sedang gencar melakukan vaksinasi.

Dana pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan layanan vaksinasi di seluruh fasilitas kesehatan serta mengajak masyarakat untuk terus melakukan protokol kesehatan. (Ardi/TN2).

Komentar