Jelang Pilgub Banten 2017

Inilah Lokasi Kampanye dan Titik Pemasangan Baliho Pilgub di Cilegon

Suasana rapat koordinasi penentuan dan penempatan alat praga kampanye dan lokasi kampanye di ruang Media Center KPU Kota Cilegon. (Foto: TitikNOL)
Suasana rapat koordinasi penentuan dan penempatan alat praga kampanye dan lokasi kampanye di ruang Media Center KPU Kota Cilegon. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon menggelar rapat koordinasi dengan stakeholder terkait penentuan dan penempatan pemasangan titik-titik baliho dan lokasi kampanye terbuka pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Banten, Senin (17/10/2016).

Ketua KPU Kota Cilegon Fathullah Hasyim mengatakan, dalam hasil rapat tersebut disepakati bahwa KPU Kota Cilegon akan mengusulkan 12 titik pemasangan baliho ukuran besar dan 3 titik lokasi kampanye terbuka ke KPU Provinsi Banten.

"KPU Provinsi Banten rencananya besok akan menggelar rapat penentuan lokasi pelaksanaan kampanye dan penempatan alat peraga kampanye di kabupaten/kota se- Banten," ujarnya.

Fathullah mengatakan, titik pemasangan baliho pada Pilgub Banten 2017 tersebut mengalami penambahan sebanyak tujuh titik jika dibandingkan Pilkada Cilegon yang hanya lima titik.

"Untuk titik baliho akan kita pasang seperti di perempatan Damkar, Perempat PCI, Simpang Gerem, Cigading, Lingkar Selatan dan daerah perbatasan Ciwandan-Anyer dan Suralaya-Puloampel. Semua lokasi itu sangat strategis dan lebih enak dilihat dan mudah di baca. Kalau untuk tiga lokasi kampanye seperti lapangan Sumampir, lapangan MKU Grogol dan lapangan yang berada di kawasan Jalan Lingkar Selatan (JLS)," jelasnya.

"Kalau titik pemasangan baliho harus disepakati oleh KPU Provinsi Banten. Tapi untuk lokasi kampanye itu kita serahkan kepada masing-masing pasangan calon apakah nantinya dipakai atau tidak," tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Cilegon Sehabudin mengatakan, pemasangan alat peraga kampanye (APK) harus kokoh sehingga tidak gampang ambruk.

"Saya minta alat untuk memasang baliho kuat dan Jangan sampai seperti baliho pada Pilkada Cilegon waktu itu, baru beberapa hari dipasang sudah roboh," ungkapnya. (Ardi/Quy)

Komentar