Kapolda: Tembak Provokator Kerusuhan Pilkada

Kapolda Banten, Brigjen Pol Ahmad Dofiri. (Dok: bantenpos)Kapolda Banten, Brigjen Pol Ahmad Dofiri. (Dok: bantenpos)

SERANG, TitikNOL - Kapolda Banten Brigjen Pol Ahmad Dofiri memerintahkan petugas penembak  tidak ragu mengeluarkan peluru tajam maupun karet kepada provokator kericuhan dalam konteks Pilgub Banten.

"Petugas penembak juga jangan ragu kalau ada provokator. Tapi tindakan tersebut dilakukan sesuai dengan aturan dan ketentuan perundang-undangan," kata Brigjen Pol Ahmad Dofiri, di Alun Alun Kota Serang, Rabu (24/8/2016).

Kendati demikian Kapolda Banten meminta petugas penembak mengeluarkan tembakan saat diperlukan saja. Di mana situasi kericuhan sudah tidak bisa di hindarkan.

"Lihat dalam simulasi tadi kan tidak semua anggota pegang senjata. Pengamanan unjuk rasa dilakukan secara bertahap. Peluru tajam dikeluarkan jika memang diperlukan karena pelaku anarkis sudah mengancam keamanan dan keselamatan," kata Ahmad Dofiri.

Meski demikian, Kapolda berharap kondisi kericuhan tidak terjadi maka diperlukan peran semua pihak meredam potensi konflik atau kericuhan terjadi.

“Yang terpenting adalah bahwa babinkamtibmas, babinsa, lurah, dan patroli gabungan harus lebih intensif turun ke masyarakat, agar tidak ada kericuhan yang  membesar dan bisa menimbulkan gesekan yang berpotensi kericuhan,” tegasnya. (Meghat/quy)

Komentar