Ratu Ati Tepis Tudingan Ali Mujahidin Soal Smart City yang Disebut Belum Lengkap

Debat publik puturan kedua calon Wali kota dan Wakil Wali kota Cilegon. (Foto: TitikNOL)
Debat publik puturan kedua calon Wali kota dan Wakil Wali kota Cilegon. (Foto: TitikNOL)

JAKARTA, TitikNOL - Empat pasangan calon Wali kota dan Wakil Wali kota Cilegon 2020, mengikuti debat publik putaran kedua di salah satu stasiun TV nasional, Sabtu (28/11/2020).

Dalam debat putaran kedua ini, nampak jelas pasangan Ati Marliati-Sokhidin sangat menguasai materi debat dengan tema ‘Pelayanan Publik dan Kesejahteraan Masyarakat’.

Tentu bukan hal aneh, sebab sebagai mantan Kepala Bappeda Kota Cilegon, Ratu Ati Marliati menguasai segala program dan perencanaan, termasuk konsep smart city.

Dalam sesi pertama debat publik, Paslon nomor urut 2, Ratu Ati Marliati dan Sokhidin (PAS) menyatakan dengan jelas, bahwa program smart city sudah berjalan dengan baik.

Hal itu ditegaskan Ratu Ati, menanggapi pernyataan Paslon 01 Ali Mujahidin yang menilai bahwa Pemkot Cilegon belum memiliki aplikasi lengkap pelayanan publik.

Sebagai Smart City, lanjut Ratu Ati, seluruh akses di pemerintahan telah terkoneksi dengan baik hingga ke kecamatan dan kelurahan.

“Aplikasinya sudah cukup banyak. Semua ada dalam aplikasi, hanya tinggal bagaimana kita (masyarakat) mau menggunakan aplikasi itu. Program unggulan kami, layanan kedepan akan lebih ditingkatkan,” jelas Ati.

Calon Wakil Wali kota, Sokhidin menambahkan, kedepan program smart city akan terintegritas untuk jaringan pemuda dalam membangun ekonomi kreatif. (Ardi/TN1).

Komentar