Jum`at, 4 April 2025

Jelang Pilgub Banten 2017

Usung Rano Karno, PDIP Klaim Tidak Perlu Koalisi ‘Gemuk’

Ilustrasi PDIP. (Dok: pdiperjuangan)
Ilustrasi PDIP. (Dok: pdiperjuangan)

SERANG, TitikNOL - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Banten, Sukira menegaskan, partainya tidak perlu untuk menggagas koalisi 'gemuk' demi mengusung petahana Rano Karno di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2017 mendatang.

"Cukup berkoalisi dengan satu atau dua partai pun, sudah bisa memenuhi syarat untuk melakukan pengusungan Pak Rano beserta calon wakilnya di Pilgub nanti," kata  Sukira saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (19/8/2016).

Menurut Sukira, karena jumlah kursi yang dimiliki PDI Perjuangan saat ini tidak memungkinkan untuk melakukan pengusungan tunggal, maka calon wakil yang akan mendampingi Rano nanti haruslah sosok yang sudah mendapat kepastian bakal diusung oleh salah satu partai politik di Pilgub 2017.

"Dan memang calon pendamping Pak Rano juga harus bisa bawa partai pengusung. Gak usah banyak-banyak, satu saja sudah cukup buat memenuhi persyaratan kursi," kata Sukira.

Sampai saat ini pun kata Sukira, DPD PDI Perjuangan terus melakukan komunikasi dengan seluruh partai politik yang ada di Provinsi Banten untuk membahas mengenai mitra koalisi di Pilgub nanti.

"Diluar Golkar, Demokrat, Hanura dan PKS kan masih ada empat partai lagi yang belum menentukan sikap, komunikasi dengan mereka ini lah yang terus kita jalin soal koalisi," ungkapnya.

Adapun empat partai yang belum menentukan usungannya sampai saat ini sebagaimana dimaksud Sukira yaitu PPP, PAN, Nasional Demokrat (Nasdem) dan PKB.

Dihubungi terpisah, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Asep Rahmatullah mengakui, dirinya sering melakukan komunikasi secara intens dengan Ketua DPD Partai Gerindra Banten Budi Heryadi. Sebagai partai yang memiliki jumlah kursi terbanyak ketiga di legislatif, Partai Gerindra pun sampai saat belum menentukan bakal mengusung siapa di Pilgub Banten.

"Tapi yang jelas seluruh keputusan apapun kewenangannya ada di ibu Ketua Umum Megawati. Kita hanya membuka komunikasi saja dengan parpol lain dan sudah ada dua partai yang katanya siap merapat yaitu Gerindra sama Nasdem," singkat Asep. (Meghat/rif)

Komentar