Kebanyakan Orang Siapkan Dana untuk Belanja Online saat Ramadan

Ilustrasi belanja online. (Dok: socialmediaweek)
Ilustrasi belanja online. (Dok: socialmediaweek)

TitikNOL - Belanja online kini telah menjadi bagian yang tidak terlepaskan dari kegiatan sehari-hari masyarakat Indonesia, termasuk saat Ramadan.

Survei yang dilakukan Lazada kepada 1000 responden menemukan bahwa 70 persen diantaranya telah mengalokasikan anggaran khusus untuk belanja online selama Ramadan.

"Berdasarkan survei yang kami lakukan, waktu paling favorit bagi masyarakat untuk belanja online di bulan ramadan adalah saat siang hari, menjelang berbuka dan setelah salat Tarawih," ujar Haikal Bekti, Head of Online Marketing Lazada Indonesia pada temu media di Jakarta, Rabu (1/6/2017).

Selain itu, tambah dia, sebagian besar dari responden juga berbelanja online minimal dua kali dalam seminggu dan mengalokasikan 50 persen dari THR mereka untuk belanja online.

"Biasanya produk-produk rumah tangga untuk persiapan lebaran seperti toples kue, sprei, keset, taplak meja, gorden dan lainnya menjadi incaran masyarakat saat belanja online," terang Haikal.

Untuk memberi nilai tambah bagi masyarakat saat berbelanja online selama Ramadan, Lazada, meluncurkan kampanye #LazadaBerbagi. Untuk setiap pembelian konsumen minimal Rp 200 ribu, Lazada akan mendonasikan Rp 5 ribu kepada Yayasan Sahabat Anak untuk membantu anak-anak yang kurang beruntung mendapat pendidikan yang lebih baik.

"Melalui program ini diharapkan masyarakat tak hanya berbelanja produk yang dibutuhkan, tapi sekaligus menunjukkan kepedulian dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak yang kurang beruntung," pungkas Haikal.

Berita ini telah tayang di Suara.com, Kamis 1 Juni 2017 dengan judul Ramadan, 70 Persen Masyarakat Siapkan Dana untuk Belanja Online

Komentar