Bupati Lebak Sebut Demo Nelayan Ditunggangi Persaingan Usaha

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat diwawancarai wartawan. (Foto: TitikNOL)
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat diwawancarai wartawan. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL – Langkah Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya yang tidak menemui para pendemo dari Forum Komunikasi Masyarakat Mandiri dan Nelayan (FKMMN) pada Selasa (11/7/2017) pekan lalu akhirnya terjawab.

Iti mengaku, jika aksi demontrasi dari ratusan nelayan dan pemuda di Binuangeun, sarat dengan kepentingan usaha yang terjadi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Binuangeun. Iti bahkan menyebut, jika peserta demo mayoritas bukan dari masyarakat nelayan Binuangeun asli melainkan dari luar Binuangeun.

“Masa demo nelayan Binuangeun ada dari luar Lebak, seperti Padarincang dan Bogor. Kita sudah tangkap (peroleh informasi) itu. Sudah (hasil) komunikasi,” ujar Iti kepada wartawan disela-sela kunjungan pada acara halal bihalal PGRI bersama Disdikbud Lebak, Rabu (19/07/2017) di SMPN 1 Wanasalam, Kecamatan Wanasalam.

Baca juga : Usut Tuntas Pungli, Ratusan Nelayan Demo Kantor Bupati Lebak

Kata Iti, sebelum menjadi Bupati Lebak, dirinya sudah cukup lama malang melintang di dunia aktivis pergerakan. Sehingga ketika ada pergerakan yang dilakukan masyarakat, dirinya terlebih dahulu menganalisa isu persoalan yang diangkat oleh pendemo.

“Ya itu kan kalau kelihatannya kan persaingan usaha, kalau saya lihat ingin menggulingkan pak Hadi sebagai kepala TPI di situ dan juga koperasi,” kata Iti.

Iti pun menegaskan, agar isu pungli yang terjadi di TPI Binuangeun segera dibuktikan oleh pihak yang menuding adanya pungli. “Silahkan buktikan saja,” tegasnya.

Baca juga: Nelayan di Lebak Menjerit, Pungli di TPI Binuangen Tembus Angka Miliaran

Seperti diketahui, ratusan massa yang mengatasnamakan nelayan Binuangeun yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Mandiri dan Nelayan (FKMMN), menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Lebak pada Selasa (11/07/2017) pekan lalu.

Dalam tuntutannya, pendemo mendesak agar Bupati Lebak menghentikan aktivitas pungli yang dilakukan oleh jajarannya dan menindak tegas para pelaku pungli yang disebut-sebut berasal dari oknum di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Lebak. (Yan/red)

Komentar