Kurangi Angka Buta Aksara, Pemprov Banten Gelar Book Fair

Ilustrasi Book Fair. (Dok:net)Ilustrasi Book Fair. (Dok:net)

SERANG, TitikNOL - Guna mengurangi angka buta aksara di Provinsi Banten yang mencapai 51 ribu jiwa di 2015, Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Banten gelar acara Book Fair.

"Perpustakaan bukan lagi tempat yang membosankan. Senada dengan fungsi perpustakaan itu sendiri, sebagai fungsi edukasi, informasi dan rekreasi. Selain itu, kegiatan ini diharapkan agar minat budaya baca semakin meningkat," kata Kepala BPAD Banten, Andi Fatmawati, saat ditemui di ruangannya, di Kota Serang, Jum'at (13/5/2016).

Selain itu, Book Fair ini pun sebagai langkah menarik minat masyarakat Banten untuk tak lagi 'takut datang ke perpustakaan' dan meningkatkan minat baca sesuai program Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Anies Baswedan, dengan kegiatan membaca 15 menit setiap harinya.

"Buku-buku yang disediakan mulai dari buku-buku anak, remaja, umum, penunjang pendidikan dan perkuliahan," tegasnya.

Acara yang akan berlangsung pada 17-23 Mei 2016 ini, akan menghadirkan koleksi buku dari 25 penerbit, seperti Gramedia, Republika, Mizan, Kelompok Agromedia, Erlangga, Rumah Dunia dan penerbit lokal lainnya.

Bahkan duta baca nasional, Najwa Shihab, bersama Aris Merdeka Sirait, Habiburrahman El-Shirazy dan Pidi Baiq akan hadir di acara tersebut guna mengajak masyarakat Banten untuk datang ke perpustakaan sebagai gudang ilmu guna meningkatkan minat bacanya.

Selain itu, juga dihadirkan Bengkel Penulisan untuk siswa SMA sederajat dan mahasiswa serta program Share Book dan wakaf buku sebagai upaya pengembangan koleksi perpustakaan. (Red)

Komentar