SERANG, TitikNOL - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menjadi pembina apel Satpol Pamong Praja dan Linmas dalam rangka mendukung upaya Deradikalisasi, di Alun-alun Kota Serang, Senin (15/2/2016). Dalam kesempatan itu Tjahjo meminta Satpol PP agar selalu senyum dalam bertugas dan tidak perlu membentak-bentak masyarakat.
"Satpol PP yang bertugas di lapangan upayakan dengan senyum. Masyarakat tidak perlu dibentak-bentak, digusur-gusur, tetapi cukup dijelaskan. Jika tidak mau, baru dilakukan langkah terpadu, ada surat peringatan kesatu, kedua, ketiga. Satpol PP harus dekat dengan masyarakat," kata Tjahjo.
Apel dihadiri Gubernur Banten Rano Karno, jajaran eselon I Kemendagri I, Sekda Banten Ranta Soeharta, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, dan ribuan personel Satpol PP dari berbagai daerah antara lain DKI Jakarta dan Jawa Barat, serta unsur TNI-Polri.
Dalam kesempatan itu, Tjahjo mengingatkan akan pentingnya menjaga soliditas dan sinergitas berbagai stakeholder, yaitu Satpol PP, antar praja, aparatur sipil, kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah.
"Satpol PP merupakan perangkat pemda, tugas utamanya melaksanakan segenap perintah kepala daerah. Dalam upaya melaksanakan perda untuk menjaga ketertiban masyarakat, penegakan hukum, disiplin masyarakat, upaya melaksanakan pembangunan, pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Ia mengatakan, untuk mewujudkan percepatan pembangunann perlu disiplin, kerja keras, dan kesadaran masyarakat untuk mendukung program pemerintah.
"Kesiapsiagaan Satpol PP untuk ikut mengingatkan masyarakat, menertibkan, menjaga stabilitas daerah tidak bisa sendiri. Ingat di wilayah saudara ditugaskan pemerintah daerah di situ ada kepolisian, TNI, ada linmas, ada kelompok-kelompok masyarakat, termasuk ormas, parpol, tokoh adat, tokoh masyarakat. Sinergi ini harus terus dibangun. Apabila ada kendala di masyarakat, yang bisa merusak stabilitas, cepat pimpinan Satpol PP dengan kepala daerah langsung koordinasi dengan kepolisian," tukasnya. (Kuk/Red)