Soal JLS Ambrol, Wali Kota Cilegon Salahkan Tambang Pasir

Plt Wali Kota Cilegon Edi Ariadi, saat meninjau lokasi ambrolnya Jalan Lingkat Selatan. (Foto: TitikNOL)
Plt Wali Kota Cilegon Edi Ariadi, saat meninjau lokasi ambrolnya Jalan Lingkat Selatan. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Plt Wali Kota Cilegon Edi Ariadi didampingi Sekda Kota Cilegon Sari Suryadi dan beberapa pejabat lainnya, meninjau lokasi ambrolnya Jalan Lingkar Selatan (JLS) di KM 8,7 Lingkungan Jerenong, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil.

Di lokasi jalan ambrol, Edi Ariadi mengatakan jika lokasi JLS yang ambrol itu di bawahnya terdapat gorong-gorong yang dilintasi air Kali Temiang.

"Penyebab ambrolnya JLS ini akibat adanya penambangan pasir di Mancak yang jebol, jemudian juga ada perumahan di sini yang memindahkan saluran airnya sementara ke sini. Berhubung gorong-gorong di bawah jalan ini kecil sehingga tidak kuat menahan volume air yang banyak, makanya jebol," jelas Edi Ariadi kepada wartawan disela tinjauannya, Rabu (25/4/2018).

Meski demikian lanjut Edi, pihaknya akan menelusuri penyebab pasti insiden ambrolnya JLS tersebut.

"Sebelum mengambil langkah lebih jauh, kita akan telusuri dulu penyabnya. Kemudian kita juga akan panggil pihak pengembangan perumahaan itu dan menelusuri dari hulu sumber airnya," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR) Kota Cilegon Nana Sulaksana, berkilah bahwa ambrolnya JLS ini karena faktor usia jalan.

"Umur jalan yang ini sekitar 5 tahunan, mungkin itu salah satu penyebab terjadinya ambrol. Adapun untuk ruas jalan dan median jalan yang ambrol itu sekira 20 X 25 meter," kata Nana di tempat yang sama. (Ardi/TN1).

Komentar