SERANG, TitikNOL – Jelang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru di lingkup Pemprov Banten, progres pengisian jabatan sudah mencapai 90 persen. Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten, Samsir.
"Ya sudah 90 persen lah, nama-namanya sudah ada, begitu juga dengan posisinya," kata Samsir, Rabu (28/12/2016).
Bahkan menurutnya penempatan pejabat tersebut tinggal menunggu persetujuan Plt Gubernur Banten Nata Irawan.
"Yang 10 persen itu sebenarnya tinggal menunggu persetujuan Pak Plt saja. Kalau katanya oke ya sudah fix itu. Tinggal nanti kami serahkan data-data ke Kemendagri untuk pemberitahuan berikut list nama-nama pejabat dan jabatannya. Setelah itu dibuatkan SK pelantikannya," ungkap Samsir.
Sebelumnya, Komisi I DPRD Banten meminta Plt Gubernur dan badan pertimbangan pangkat dan jabatan (Baperjakat) Provinsi Banten untuk benar-benar menyeleksi secara tepat pejabat yang akan menempati jabatan pada SOKT baru awal Januari 2017 nanti.
"Kita tidak bisa mengawasi secara langsung, karena memang itu kewenangan penuh Plt gubernur dan baperjakat. Tapi paling tidak, kita akan memantau kebijakannya. Kita ingin pengisian pejabat pada SOTK baru ini harus dijalankan sesuai dengan perda SOTK yang telah dibuat," ujar Ketua Komisi I DPRD Banten Zaid El Habib.
Menurut Zaid, Plt Gubernur dan baperjakat harus selektif memilih dan menempatkan pejabat sesuai dengan analisa kinerja.
"Orang-orang yang mengisinya pun harus berkompeten dalam menduduki jabatan pada SOTK baru itu," katanya.
Sebelumnya pemprov menyampaikan surat kepada Mendagri Tjahyo Kumolo untuk memint izin melantik 981 Pejabat yang akan dilakukan pada awal Januari 2017, rinciannya eselon II ada 50, eselon III 248 dan eselon IV sebanyak 683 orang.(Kuk/Rif)