Wali Kota Cilegon Minta Kapolres Tangkap Oknum Terlibat Pungli Kios Pasar

Wali Kota Cilegon, Tb Iman Ariyadi. (Dok:suarabanten)Wali Kota Cilegon, Tb Iman Ariyadi. (Dok:suarabanten)

CILEGON, TitikNOL - Wali Kota Cilegon Tb Iman Ariyadi merespons keras adanya dugaan pungutan liar rehab lapak di Pasar Baru Cilegon (Pasar Kranggot). Ia bahkan telah meminta Kapolres Cilegon Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Raden Romdhon Natakusumah untuk menangkap oknum yang terlibat dengan pungli.

“Kemarin saya bertemu Pak Kapolres, saya minta beliau bantu saya benahi pasar. Kalau ada yang perlu di tindak, tindak saja. Mau oknum di pasar, atau jika memang ada oknum PNS, tangkap saja,” kata Iman saat ditemui di Pemkot Cilegon, Kamis (6/10/2016).

Iman mengaku telah melihat langsung kondisi pasar yang tengah menjadi persoalan. Ia kaget melihat pelataran parkir yang penuh dengan lapak-lapak liar.

“Pemkot sudah susah payah menata pasar. Pelataran parkir itu kan di beton, tapi kok dijadikan penyewaan lapak pedagang secara liar. Padahal kami sudah bangunkan auning untuk ditempati pedagang. Mengapa mereka tidak mau menempati, kan aneh,” tuturnya.

Ia pun meminta Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Cilegon bertindak tegas menyikapi persoalan di Pasar Kranggot.

“Pokoknya saya ingin semua dikembalikan kepada fungsinya. Lapak itu di bongkar, jadikan lahan parkir. Oknum yang sudah meminta uang kepada pedagang segera kembalikan. Lalu tindak tegas orang-orang yang terlibat,” harapnya.

“Saya juga aneh dengan para pedagang. Sudah tahu ilegal kok nurut saja bayar uang ke oknum,” tambahnya.

Baca juga: Disperindagkop Cilegon Akan Selidiki Terlibatnya Oknum PNS Terkait Pungli

Sementara itu, Kepala Disperindagkop Cilegon Tb Dikri Maulawhardana membantah bila ada dua oknum PNS yang ikut terlibat dalam pungli di Pasar Kranggot.

“Saya sudah lakukan investigasi dan hasilnya saya tidak menemukan adanya indikasi PNS yang melakukan pungli tersebut,” ucapnya. (quy)

Komentar