CILEGON, TitikNOL - Aktivitas pemotongan kapal Rosmala di Pesisir Pulorida, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, diduga ilegal.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, aktivitas pemotongan kapal Rosmala dilakukan oleh PT. Wahana Karya Maritim sekaligus pemilik lahan.
Pemotongan eks kapal penyeberangan Merak - Bakauheni di lahan PT. Wahana Karya Maritim itu diduga menyalahi aturan, mengingat lahan tersebut peruntukannya bukan untuk lokasi pemotongan kapal.
Kepala KSOP Banten, Victor Vikki yang dikonfirmasi mengatakan, bahwa aktivitas pemotongan kapal di lahan PT. Wahana Karya Maritim tersebut menyalahi aturan alias ilegal.
"Kemarin sudah saya suratin, saya kasih ke TUKS-nya. Sebetulnya kapalnya nggak masalah ya, sudah ada sertifikat penghapusannya, cuma tempatnya aja. Jadi sekarang saya lagi nunggu jawaban dari TUKS-nya kenapa melakukan pemotongan di situ," kata Victor, kepada awak media di Merak, Sabtu (25/7/2020).
Victor menegaskan, pemotongan kapal Rosmala tersebut tidak ada izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
"Belum ada, belum ada izin. Jadi kalau kapalnya nggak masalah, cuma tempatnya aja yang masalah," ungkapnya.
Sementara itu, hingga kini belum ada keterangan dari pihak PT Wahana Karya Maritim terkait aktivitas pemotongan kapal tersebut. (Ardi/TN2).
Modus Tawarkan Barang Oknum SPG Hipnotis Korbannya, Puluhan Juta Raib
Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Diresmikan
Iqhbal, Juara Lida 2021 Berangkatkan Orangtuanya Umrah dan Lunasi Utang
Gelar Razia, Polres Lebak Pidanakan Penjual Miras
Tak Hanya MU dan Arsenal, Barcelona Juga Buru Pepe
Hilang Hampir 2 Tahun, Warga Kabupaten Serang Tak Menyangka Motor Miliknya Bisa Kembali
Ngadu ke Wakil Bupati, Ini Harapan Bidan Desa PTT di Lebak
Pertama di Indonesia, 18 Lokasi di Banten Gelar Donor Darah Serentak
DPRD Lebak Minta Manajemen RSUD Adjidarmo Introspeksi