Buruh Outsaurcing Sebut Silmy Karim tidak Layak Jadi Dirut PT Krakatau Steel

Buruh outsaurcing saat memberikan keterangan kepada awak media di depan kantor PT PSB. (Foto: TitikNOL)Buruh outsaurcing saat memberikan keterangan kepada awak media di depan kantor PT PSB. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Restrukturisasi yang digulirkan PT Krakatau Steel (KS) terus bergejolak dan mendapat penolakan keras dari kalangan buruh, terutama mereka yang terancam kehilangan pekerjaan jika restrukturisasi tetap dilakukan oleh perusahaan plat merah tersebut.

Tidak hanya itu, buruh juga menyebut Silmy Karim tidak layak menjadi Direktur Utama (Dirut) PT KS. Pernyataan itu diungkapkan oleh Ketua PUK PT PSB yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Krakatau Steel (FSBKS) Nuryadin.

"Seorang Silmy Karim itu tidak layak menjadi Dirut BUMN, tapi cocoknya menjadi Direktur Pengembangan karena selalu memikirkan untung tanpa melihat kepentingan sosial dan dampak dari restrukturisasi itu sendiri," kata Nuryadin kepada awak media di depan kantor PT PSB, Jumat (26/7/2019).

Buruh outsaurcing yang terancam PHK akibat restrukturisasi yang digulirkan PT KS juga menyebut, bahwa tidak ada bedanya Silmy Karim dengan seorang marketing.

"Apa bedanya Silmy Karim dengan marketing kalau memikirkan untung terus. Akan tetapi tidak memikirkan dampak sosial dan masyarakat Cilegon," cetusnya. (Ardi/TN1).

Komentar