CILEGON, TitikNOL - Puluhan pelajar dari 25 Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTA) di Kota Cilegon mendapatkan sosialisasi tentang bahaya pornografi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cilegon.
"Pada hari ini juga kita melakukan penyuluhan ke sekolah. Jadi di samping kita mengundang, kita juga berkunjung ke sekolah sebagai bagian dari upaya mencegah terjadinya kekerasan yang diawali dari konsumsi adik-adik remaja ini terhadap akses atau konten negatif dan pornografi, "kata Kepala DP3AP2KB Kota Cilegon Agus Zulkarnain, Selasa (16/5/2023).
Agus mengungkapkan, terhitung dari Januari hingga Mei 2023 ini pihaknya mencatat ada 9 kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kota Cilegon.
"Tahun lalu (2022) ada 46 kasus kekerasan seksual terhadap anak baik itu laki-laki dan perempuan, tapi tahun ini ada 9 kasus yang semuanya adalah perempuan dan hampir sebagian besarnya korban pelecehan seksual, " ujarnya.
"Makanya kita penting untuk melakukan kegiatan ini (sosialisasi -red) , untuk memberikan edukasi terkait dengan kecanduan akses atau konten pornografi. Jadi kita berharap mereka ini bisa melakukan hal-hal yang bersifat positif, karena bahaya pornografi ini bisa mengganggu pertumbuhan otaknya yang harusnya bisa berkembang bisa menyusut karena kecanduan,"tambahnya.
Sementara itu, Walikota Cilegon Helldy Agustian menungkapkan, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah melalui DP3AP2KB tentang bahaya pornografi pada generasi Kota Cilegon agar supaya mereka bisa menjadi duta-duta di sekolahnya masing-masing.
"Kita mengetahui bahwa Kota Cilegon ini kan kota semacam metropolis di mana industrinya banyak, semuanya banyak, teknologi sudah tinggi makanya kita ingin melakukan pencegahan melalui edukasi kepada mereka lewat psikolog karena ini masa depan Kota Cilegon, " kata Helldy. (Ardi/TN).