SERANG, TitikNOL - Setelah bangunan sekolahnya terkena gusuran untuk pembangunan pusat pemerintahan kabupaten Serang, Sekolah Dasar (SD) Sadah Ciruas, saat ini melakukan kegiatan mengajar di bekas kandang kerbau, numpang di madrasah hingga dapur warga setempat untuk dijadikan kelas para murid.
Kepala Sekolah SD Sadah Ciruas Ahmad Juhaeni mengungkapkan, saat ini muridnya ada 97 orang yang mengikuti kegiatan belajar di enam kelas.
“Dua kelas dibekas kandang kerbau ini kita bangun dari bekas-bekas bangunan sekolah dulu, dua kelas numpang di madrasah yayasan, dua kelas numpang dirumah warga yang berbaik hati,” kata Juhaeni ditemui di sekolah, Rabu (29/11/2017).
Alasannya menumpang di madrasah yayasan dan dapur warga, karena pihak sekolah bingung untuk melakukan kegiatan belajar mengajar.
”Ya alhamdulillah sudah dikasih numpang, sementara sampai kita bisa mendapatkan bangunan baru,” ungkapnya.
Pihak warga setempat pun tidak melarang pihak sekolah untuk melakukan kegiatan belajar menggunakan fasilitas warga yang bisa dipakai.
”kalau yang dua kelas kita bangun (bekas kandang kerbau) bahannya juga dari warga bekas pembangunan mesjid dan bangunan lama,” katanya.
Bahkan, salah satu warga mengiZinkan dapur dan tanahnya untuk dipakai kegiatan belajar mengajar.
”Ada warga sini ibu haji (tidak disebutkan namanya), membolehkan tanahnya dipakai untuk belajar,” lanjutnya.
Ia pun berharap pihak pemerintah setempat bisa segera menyediakan bangunan untuk sekolah, agar siswa bisa belajar dengan layak.
”Kalau saat ini belajar kira jauh dari kata standar, makanya kita berharap bisa segera dibangun,” tegasnya. (Gat/red)