Jum`at, 4 April 2025

Kemenkes Bantah Korban Meninggal Trgedi Brexit Karena Kemacetan

Kantor Kementerian Kesehatan RI. (Dok: Wartasolo)
Kantor Kementerian Kesehatan RI. (Dok: Wartasolo)

 

JAKARTA, TitikNOL - Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI Achmad Yurianto membantah telah terjadi korban meninggal dunia akibat kemacetan yang panjang di pintu tol Brebes exit (Brexit) dalam arus mudik lebaran 2016.

Menurut Yuri, pemberitaan adanya korban meninggal dunia sebanyak 13 orang dalam satu hari karena kemacetan parah di pintu tol Brexit merupakan tidak benar. Tetapi, korban-korban tersebut merupakan hasil akumulasi selama tiga hari, selain itu, juga bukan disebabkan karena kemacetan tetapi banyak faktor lain.

"Kejadian tersebut terjadi dalam tiga hari sejak tanggal 3 hingga 5 Juli, di berbagai tempat, dengan
berbagai faktor risiko.

Bukan akibat macet dalam satu hari dan satu tempat yang sama seperti diberitakan sejumlah media," ujar Yuri melalui pers rilis yang diterima awak media, Jakarta, Kamis (7/7/2016).

Ia menjelaskan ada beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab adanya korban yang meninggal. Seperti, kelelahan dan kekurangan cairan dapat berdampak fatal.

"Apalagi pada kelompok rentan anak-anak, orang tua,
pemudik dengan penyakit kronis (hipertensi, diabetes, jantung) dapat meningkatkan risiko. Ditambah lagi kondisi kabin kendaraan yang relatif sempit serta tertutup dengan pemakaian AC terus menerus akan menurunkan oksigen serta naiknya CO2," tegas Yuri. (Bar/red)

Komentar