Jum`at, 4 April 2025

Niat Cegah Ormas ke Jakarta, Polisi di Kragilan Malah Temukan Ini

Ratusan burung tanpa izin saat diamankan di Mapolsek Kragilan. (Foto: TitikNOL)
Ratusan burung tanpa izin saat diamankan di Mapolsek Kragilan. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Cegah Ormas menuju ke Jakarta untuk mengikuti Tamasya Al-Maidah, polisi malah menemukan rencana penyeludupan satwa tanpa izin. Yakni, berhasil mengagalkan penyeluduan ratusan ekor burung yang akan dikirim ke Jakarta.

"Ada tiga jenis burung yang kita amankan. Awalnya ada sekitar 800 ekor namun saat kita amankan sekitar 300 di antaranya sudah mati," kata Kapolsek Kragilan Kompol Tosriadi, ditemui di kantornya, Rabu (19/4/2017).

Kapolsek mengatakan, pengiriman ratusan burung asal Lampung ini diketahui sekitar pukul 04.00 WIB. Pada saat petugas melakukan pemeriksaan kendaraan umum yang mengangkut massa Tamasya Al-Maidah, melintas bus PO Minangga Ekspres tujuan Jakarta yang akan masuk jalan tol. Diduga supir sengaja lewat jalur arteri karena menghidari penyekatan petugas di gerbang tol.

"Seperti pada kendaraan lain, bus PO Minangga Ekspres kita hentikan dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan," ungkapnya.

Ketika bagasi diperiksa, ternyata terdapat keranjang plastik berisi ratusan burung. Namun ketika diperiksa, banyak burung yang sudah mati. Kemungkinan burung-burung tersebut tak kuat manahan panas karena disimpan dekat mesin. Supir bus selanjutnya dimintai dokumen pengiriman burung dari instansi asal namun supir bernama Sumarno tidak dapat menunjukannya.

"Supir mengaku hanya dititipi untuk dibawa ke Jakarta oleh seseorang di Lampung dan akan dijemput setibanya di pool Jakarta. Karena tak dapat menunjukan dokumen dari daerah, burung-burung tersebut kita amankan," jelasnya.

Lebih lanjut Tosriadi menyampaikan, saat ini ratusan burung jenis pleci, kolibri dan perenja diamankan di Mapolsek Kragilan untuk menunggu pemiliknya datang menunjukan dokumen.

Kapolsek juga menambahkan jika ketiga jenis burung tersebut bukan termasuk jenis yang dilindungi. Agar burung-burung tersebut tidak mati, pihaknya memindahkan ke kandang yang lebih besar.

"Jika pemiliknya tidak datang, burung terpaksa kita lepas. Karena jika dibiarkan dalam sangkar, khawatir malah pada mati," tegas Kapolsek. (Gat/Rif)

Komentar