Ogah Lakukan Pembebasan Lahan Warga Cilegon, Ini Alasan PT Panca Puri

Warga Pengabuan dan Cilodan saat melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang PT Synethetic Rubber Indonesia. (Foto: TitikNOL)
Warga Pengabuan dan Cilodan saat melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang PT Synethetic Rubber Indonesia. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - PT Panca Puri selaku perusahaan yang melalukan pembebasan lahan untuk PT Synethetic Rubber Indonesia (SRI), mengaku tidak akan melakukan pembebasan lahan warga di lingkungan Cilodan dan Pengabuan. Hal itu diungkapkan Direktur PT Panca Puri, Abraham Sinatrawan.

"Warga Cilodan dan Pengabuan itu minta harga Rp3,5 juta per meter. Sedangkan kita sanggup dengan harga Rp750 ribu per meter," kata Abraham kepada awak media, Senin (10/10/2016).

Menurut dia, harga yang diminta warga tersebut terlalu tinggi. "Kita tidak sanggup dengan harga sebesar itu, apalagi itu belum termasuk harga bangunan. Emang kita mau bayarnya pakai kertas apa?," tambahnya.

Baca juga: Waduh, PT SRI Dikepung Dua Kampung‎

Selain harganya mahal, perusahaan juga tidak perlu lahan itu. “Kan percuma kalau beli lahan tapi tidak digunakan. Rugi dong kita. Intinya kita tidak mau beli lahan di Pengabuan dan Cilodan," tegas Abraham.

Disinggung terkait warga akan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran jika PT Panca Puri tidak melakukan pembebasan, Abraham menegaskan bahwa itu hak warga dan pihaknya tidal bisa melarang. “Kalau mereka mau demo terserah mereka kita tidak bisa melarang," tutupnya. (Ardi/Rif)

Komentar