Polisi Gerebek Pabrik Obat Herbal Ilegal di Lebak Selatan

Pabrik jamu herbal bunga angrek diduga ilegal di Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak digerebek aparat polisi dan koramil Panggarangan. (Foto: TitikNOL)
Pabrik jamu herbal bunga angrek diduga ilegal di Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak digerebek aparat polisi dan koramil Panggarangan. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Kepolisian Sektor (Polsek) Panggarangan Polres Lebak, melakukan penggerebekan terhadap sebuah pabrik yang memproduksi obat herbal bunga anggrek diduga ilegal, di Kampung Cisaweuy RT 03/RW 06, Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Rabu sore (27/12/2017) kemarin, sekira pukul 17.30 WIB.

Informasi yang diperoleh titiknol.co.id dari Ade Sujana Kades Ciparahu, Kecamatan Cihara, penggerebekan dilakukan oleh aparat Kepolisian Sektor Panggarangan dan anggota Koramil setempat.

Kata Ade, hasil penggerebekan di lokasi, ditemukan bahan - bahan kimia berupa bahan padat dalam tumpukan karung dan kimia cair dalam beberapa drum kecil dan jerigen.

"Sampai saat ini bahan- bahan kimia itu belum diketahui jenis dan kegunaannya, yang saya tahu itu cuma ada fotasium aja," ujar Ade Sujana, Kamis (28/12/2017).

Selain itu lanjut Ade Sujana, pabrik tersebut baru berdiri sekitar enam bulan di desanya, pemilik pabrik bernama Baban warga Desa Ciparahu.

"Yang punya tidak pernah melaporkan aktivitas pabrik itu ke pemerintah desa, memang sudah lama kami curigai. Tapi waktu itu kan belum ada tumpukan kimia, setelah benar ada barang yang mencurigakan baru kami melaporkan ke Polisi," papar Ade Sujana.

Terpisah, saat dihubungi melalui kontak WahsAppnya, Kapolsek Panggarangan, AKP Tatang Warsita membenarkan jika pihaknya telah melakukan penggerebekan sebuah pabrik jamu herbal bunga Angrek.

"Iya, tapi kita belum dapat sampaikan seluruhnya karena unit Reskrim masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi," ujar Tatang Warsita.

Diketahui, pasca dilakukan penggerebekan, di lokasi pabrik tersebut sudah terpasang police line dan aparat kepolisian sudah membawa sample kimia untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (Gun/red)

Komentar