Soal Polusi Debu PT Aplus, Kades dan Perangkat Desa akan Datangi Perusahaan

Permukiman warga Kampung Cikumpul, Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung yang tercemar polusi debu diduga dari aktivitas pabrik Semen Putih dan Gypsun PT Aplus. (Foto: TitikNOL)
Permukiman warga Kampung Cikumpul, Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung yang tercemar polusi debu diduga dari aktivitas pabrik Semen Putih dan Gypsun PT Aplus. (Foto: TitikNOL)


LEBAK, TitikNOL - Kepala Desa Citeras Mamad Madra'i, mengaku belum tahu soal keresahan yang dirasakan oleh warganya, yang terdampak polusi debu yang diduga berasal dari PT Aplus, pabrik semen putih dan gipsum yang ada di wilayah tersebut.

Namun dirinya berjanji akan mengajak perangkat desanya, untuk menemui manajemen PT Alpus dan menanyakan soal polusi debu yang berdampak kepada warganya.

"Terimakasih infonya. Senin besok saya akan datang sama RT dan RW ke PT Aplus untuk mencari tahu penyebab adanya debu yang dikeluhkan warga saya. Mudah-mudahan ada solusinya dan ke depan tidak ada dampak pencemaran debu lagi," ujar Mamad kepada TitikNOL, Sabtu (4/11/2017).

Terpisah, Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto mengaku akan menurunkan tim melakukan penyelidikan, terkait polusi debu yang dikeluhkan warga di sekitar pabrik.

"Saya akan turunkan tim untuk lidik," ujar Dani Arianto singkat.

Hingga berita ini dilansir, upaya untuk mendapatkan konfirmasi dari pihak Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Lebak dan manajemen perusahaan PT Aplus, masih terus dilakukan. (Gun/red)


Komentar