Jum`at, 4 April 2025

Terungkap Pasca Trotoar Jalan Diserobot, PKL Ngaku Setor Uang Ke Oknum Disperindag Lebak

Lokasi pembangunan kios/toko di Pasar Rangkasbitung. (Foto: TitikNOL)
Lokasi pembangunan kios/toko di Pasar Rangkasbitung. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Budi Setiawan, salah satu Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitaran Pasar Rangkasbitung, korban pergeseran lapak dagangannya hingga ke badan jalan Sunan Kalijaga akibat terganggu adanya pemasangan rangka baja hingga memakan trotoar jalan oleh pemilik bangunan puluhan kios/toko di samping kantor Pegadaian setempat.

Ia mengaku, sempat menyewa lahan kios selama satu bulan, diatas area trotoar yang dibangun oleh pemilik bangunan puluhan kios/toko di samping kantor Pegadaian Rangkasbitung itu.

"Iya, saya sempat satu bulan sewa di kios yang disediakan oleh pemilik yang posisinya di depan pas trotoar jalan. Sewanya Rp400 ribu per hari, bayarnya ke yang ngontrakin. Karena mahal saya enggak sanggup, akhirnya pindah ke bawah trotoar itu. Sekarang malah di pasang rangka baja, ya terpaksa saya pindah dan bergeser ke bahu jalan. Habis mau gimana lagi, kami orang kecil butuh makan,"ujar Budi, Senin (28/1/2019).

Baca juga: Duh, Pemilik Bangunan Serobot Trotoar di Jalan Sunan Kalijaga Rangkasbitung

Setelah pindah ke bawah trotoar pun kata Budi, karena berada di depan kios/toko yang dibangun. Ia mengaku masih harus merogoh kocek Rp1,8 juta hingga Rp2 juta per bulan. Uang tersebut diakui Budi, diberikan melalui tangan DN salah satu pengurus LSM.

"Empat bulan saya setor Rp2 juta perbulan melalui DN pengurus salah satu LSM, uang itu oleh DN katanya diberikan ke oknum pejabat Disperindag,"bebernya.

Terpisah, Dedi Rahmat Kadisperindag Kabupaten Lebak membantah jika ada setoran dari pihak PKL ke dinas yang ia pimpin.

Menurutnya, pihaknya hanya mengetahui dari laporan Kabid Pasar, bahwa hanya satu kali menerima uang sebesar Rp1,8 juta untuk biaya pemeliharaan tenda.

"Jadi tidak benar kalau ada setoran setiap bulan, saya jamin itu,"tegas Kadisperindag saat dihubungi melalui sambungunan telepon selulernya. (Gun/TN2)

Komentar