Warga Bayah Kembali Demo, Jalan Menuju Areal Tambang PT Cemindo Diblokir

Foto ilustrasi blokir jalan. (Dok:net)Foto ilustrasi blokir jalan. (Dok:net)

BAYAH, TitikNOL – Sejumlah pemuda asal Kampung Darmasari Barat, Desa Pamumbulan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak yang tergabung dalam Karang Taruna Muda Karya Mandiri, melakukan aksi blokir jalan menuju areal tambang milik PT Cemindo Gemilang.

Aksi itu dilakukan mereka, sebagai bentuk kekesalan kepada perusahaan yang memproduksi semen merah putih, yang dianggap menjadi penyebab utama kerusakan jalan utama yang ada di wilayah itu.

Andi Kole, salah satu perwakilan pemuda mengungkapkan, aksi blokir jalan tersebut dilakukan karena pihaknya kesal dengan perusahaan semen merah putih yang dituding seenaknya menggunakan jalan umum yang berstatus jalan nasional itu untuk kepentingan perusahaan.

Sementara warga yang menggunakan jalan itu menurut Andi banyak yang dirugikan, atas kerusakan jalan yang ditimbulkan akibat mobilitas kendaraan berat milik perusahaan semen terbesar ke-dua se-Asia Tenggara itu.

“Ini bentuk protes kami kepada perusahaan yang semena-mena mengabaikan kepentingan masyarakat di sini. Lihat saja jalan di sini sudah rusak dan membahayakan pengguna jalan. Dimana ketegasan pemerintah kepada pihak perusahaan,” ujar Andi kepada TitikNOL, Kamis (9/6/2016).

Dalam aksi protes itu, Andi dan para pemuda lainnya menyampaikan tuntutan, agar perusahaan bertanggungjawab dan segera memperbaiki kerusakan jalan nasional sepanjang 13 kilometer di wilayah mereka.

Pantauan wartawan, aksi ini tidak mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Usai puas menyampaikan aspirasi, para pemuda itupun langsung membubarkan diri. (Rian/raf)

Komentar