SERANG, TitikNOL - Bakal calon Wali Kota Serang Vera Nurlaela Jaman yang juga istri Wali Kota Serang saat ini Tb Haerul Jaman, dinilai paling rentan melakukan mobilisasi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk pemenangannya.
Dikatakan dewan pembina Jaringan Rakyat Untuk Demokrasi dan Pemilu (JRDP) Eka Satya Laksmana, Vera juga memiliki kerentanan menggunakan anggaran APBD untuk memuluskan jalan memperoleh tampuk Wali Kota Serang 2018 - 2023.
Selain Vera, ada bakal calon lain yakni Ranta Soeharta, yang saat ini masih menjabat sebagai Sekda Banten.
"Persaingannya hampir melibatkan tokoh-tokoh sentral, katakanlah yang munculkan istri petahana kemudian yang sekarang menjabat Sekda, ini dua contoh tokoh sentral yang amat mungkin menggalang mobilisasi ASN maupun anggaran negara," kata Eka Satia Laksmana, ditemui di Aula Kampus UIN SMH Banten, Rabu (27/12/2017).
Baca juga: JRDP: 22 Persen Warga Kota Serang Masih Berharap Uang saat Pemilihan Wali Kota
Eka juga menjelaskan, penilaiannya berkaca pada Pilkada - Pilkada sebelumnya, dimana potensi tersebut cukup rentan terjadi.
"Kemudian berkaca penyelenggaraan Pilkada Kota Serang sebelumnya, memiliki politik uang yang cukup kuat, katakanlah di wilayah kecamatan Walantaka bahkan kecamatan Serang," ungkapnya.
Maka itu, JRDP melakukan pemantauan di Pilkada Kota Serang, karena celah melakukan politik uang menjadi ruang kosong dalam pemantauan proses penyelenggaraan Pilkada.
"Sehingga potensi ini (politik uang) sebagai ruang kosong untuk dilakukan pemantauan oleh JRDP karena kota Serang dinamikanya cukup tinggi," lanjutnya.
Eka pun berharap, para pemantau JRDP ini dalam melakukan pengawasan dalam Pilkada Kota Serang, ke depan harus mampu mempertanggungjawabkan setiap laporan politik uang.
"JRDP untuk melakukan pemantauan, jangan hanya menerima menerima laporan saja tapi harus juga dipertanggungjawabkan dan ditindak lanjuti," tegasnya. (Gat/red)