Jelang Pilgub Banten 2017

Soal Ancaman Gerindra, Iman Ariyadi: Komunikasi Harus Terjalin dengan Baik

Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Banten, Ratu Tatu Chasanah saat menyerahkan pataka ke Ketua DPD II Partai Golkar Kota Cilegon, Iman Ariyadi. (Foto: TitikNOL)Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Banten, Ratu Tatu Chasanah saat menyerahkan pataka ke Ketua DPD II Partai Golkar Kota Cilegon, Iman Ariyadi. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Ketua DPD II Partai Golkar Kota Cilegon Iman Ariyadi menyebut, ancaman Partai Gerindra yang akan mencabut dukungan untuk pasangan WH-Andika di Pilgub 2017 nanti, tidak akan terjadi.

Soalnya, itu hanya disebabkan kurangnya komunikasi antar sesama partai yang tergabung dalam koalisasi.

"Saya sudah sampaikan sama Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah bahwa komunikasi antar partai yang mengusung pasangan WH-Andika harus terjalin dengan baik. Nah, ancaman Partai Gerindra itu karena hanya masalah komunakasi saja," kata Iman Ariyadi kepada awak media setelah usai dilantik menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Kota Cilegon.

Baca juga: Sikap Politik Gerindra ‎Tak Jelas

Menurut Iman, perlu ada orang khusus yang ditunjuk untuk mengkomunikasikan ke partai-partai politik yang tergabung dalam koalisi untuk membahas langkah-langkah dan strategi demi memenangkan pasangan WH-Andika.

"Mungkin, karena kurangnya komunikasi yang menimbulkan kekecewaan Partai Gerindra. Intinya ini harus dikomunikasikan ulang ke semua partai pengusung," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Banten, Ratu Tatu Chasanah yang menepis adanya konflik antar partai yang tergabung dalam koalisi untuk pasangan WH-Andika Hazrumy.

"Tidak ada konflik, kita baik-baik saja dan sampai sekarang masih solid," katanya singkat saat ditemui usai melantik DPD II Partai Golkar Kota Cilegon. (Ardi/Rif)

Komentar