WhatsApp Luncurkan Kampanye Cegah Hoax

Ilustrasi. (Dok: Detik)Ilustrasi. (Dok: Detik)

TitikNOL - Menjelang Pemilu, aplikasi pesan WhatsApp meluncurkan sebuah kampanye untuk membuat pengguna aman dalam menggunakan aplikasi populer tersebut.

Kampanye tersebut pertama kali digelar di Indonesia, seiring dengan perubahan yang dibuat WhatsApp untuk membatasi penerusan pesan hingga ke lima obrolan dalam satu waktu.

Berdasarkan keterangannya, Rabu, 6 Maret 2019, kampanye tersebut berupa iklan di beberapa platform yang mengajak publik untuk berbagi kebahagiaan, bukan gosip.

Iklan ini menekankan pentingnya label 'forwarded' atau diteruskan, yang mengindikasikan informasi yang diterima memiliki potensi bahwa pesan itu adalah gambar atau video palsu.

Iklan tersebut mengajarkan masyarakat beberapa cara mudah untuk mendapatkan pengalaman terbaik di WhatsApp. Pertama, jika seorang pengguna ditambahkan di sebuah grup yang membagikan berita palsu, caranya mudah, tinggalkan grup tersebut.

Kemudian, jika pengguna menerima sebuah pesan dari kontak yang tidak dikenal, pengguna dapat memblok orang tersebut untuk tidak dapat menghubungi kembali. Dan, jika pengguna melihat sebuah pesan yang berisi hasutan kekerasan, pengguna bisa langsung laporkan ke kepolisian.

WhatsApp juga memberikan ulasan singkat tentang iklan-iklan tersebut, yang tentunya dapat diakses melalui laman www.whatsapp.com/safety atau http://www.whatsapp.com/safety untuk memperlajari lebih jauh tentang bagaimana untuk tetap aman dalam menggunakan WhatsApp.










Berita ini telah tayang di tekno.tempo.co, dengan judul: Menjelang Pemilu, WhatsApp Luncurkan Kampanye Cegah Hoaks

Komentar