APBD-P Banten 2016 Diminta Mampu Jawab Harapan Masyarakat

Ilustrasi Dana APBD. (Dok: Dakta)Ilustrasi Dana APBD. (Dok: Dakta)

SERANG, TitikNOL - DPRD Banten baru saja mengesahkan raperda perubahan APBD TA Provinsi Banten senilai Rp9,303 triliun. Kepada Gubernur Banten Rano Karno dan jajarannya, DPRD meminta agar APBD Perubahan nanti mampu menjawab dan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Banten.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banten, Budi Prajogo, dalam paripurna pengambilan keputusan atas persetujuan DPRD terhadap raperda tentang perubahan APBD Provinsi Banten TA 2016, di DPRD Banten, KP3B, Kota Serang, Jumat (30/9/2016).

Kata dia, terhadap APBD perubahan 2016 Provinsi Banten ini harus menjawab harapan masyarakat Banten. Mengingat masih minimnya realisasi pada APBD murni 2016, khususnya yang dialokasikan terhadap hal-hal yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama dalam rangka peningkatan ekonomi kerakyatan dan peningkatan taraf hidup masyarakat belum terealisasi.

Terlebih lagi, kata dia, dalam perubahan APBD 2016 ini, sektor belanja mengalami peningkatan cukup besar. "Semangat belanja pada perubahan APBD ini harus tetap disesuaikan dengan rencana strategis yang tertuang dalam RPJMD serta aturan-aturan normatif lainnya," katanya.

DPRD juga menyoroti terhadap minimnya anggaran tahun 2016 murni. Pemprov diminta memberikan perhatian serius terkait hal itu.

"Dalam hal ini harus mampu meningkatkan kinerja aparaturnya. Sehingga akhir tahun program kerja yang direncanakan dapat dilaksanakan dan dipertangungjawabkan sebaik-baiknya," ungkapnya.

Kemudian, sisa waktu yang terbatas tahun ini harus menjadi perhatian serius dalam hal realisasinya. "Sehingga tidak menyisakan Silpa yang besar," imbuhnya. (Kuk/Rif)

Komentar