Jum`at, 4 April 2025

Ditkrimsus Polda Banten Lakukan OTT di KSOP Banten?

Petugas dari Ditkrimsus Polda Banten terlihat memasuki ruangan Kantor KSOP Kelas I Banten. (Foto: TitikNOL)
Petugas dari Ditkrimsus Polda Banten terlihat memasuki ruangan Kantor KSOP Kelas I Banten. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Jajaran Direktorat Kriminal Khukus (Ditkrimsus) Polda Banten, mendatangi Kantor Kesyabandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten, Jumat (9/12/2016) sore.

Informasi yang diperoleh, petugas dari Ditkrimsus Polda Banten telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dengan dugaan pungi (pengutan liar) dalam perizinan pelayaran di KSOP Banten.

Bahkan, saat awak media berusaha ingin mencari kebenaran informasi terkait adanya dugaan OTT tersebut, petugas berseragam kemeja biru yang bertulisan Ditkrimsus Polda Banten langsung menghampiri para wartawan yang berada di depan pintu utama KSOP Banten.

"Ini bukan OTT tapi pengawasan dan pengendalian (Wasdal) biasa. Memang rencana awalnya kita mengarah kesitu (OTT), tapi nihil ," ujar IPDA Arief yang mengaku sebagai Panit I Ditkrimsus Polda Banten.

"Udah dulu ya, nanti kalau memang benar adanya OTT saya kasih tahu. Tapi yang jelas ini bukan OTT," katanya sembari berlalu dan langsung masuk kembali ke Kantor KSOP Banten.

Berdasarkan pantauan di lapangan, situasi di Kantor KSOP Banten tidak seperti biasanya. Petugas Kepolisian terlihat lalu lalang ke luar masuk kantor.

Awak media yang berusaha ingin mengkonfirmasi langsung ke Kepala KSOP Kelas I Banten, Abdul Aziz terkait dugaan OTT juga kesulitan. Petugas yang berada di depan kantor meminta wartawan menunggu di ruang yang sudah disediakan.

Setelah menunggu kurang lebih 30 menit, petugas KSOP keluar dari ruangan dan mengatakan jika Kepala KSOP sudah keluar.

"Bapak sudah pulang mas. Tadi keluarnya lewat pintu samping," ujar Suharso petugas KSOP Kelas I Banten.

Keluarnya Kepala KSOP Kelas Banten melalui pintu samping tersebut semakin menjadi tanda tanya. Pasalnya kendaraan yang biasa digunakan kepala kantor masih terpakir.

Dugaan terjadinya OTT pun semakin mencuat, karena kepala KSOP keluar berbarengan dengan petugas dari Ditkrimsus Polda Banten.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak Ditkrimsus Polda Banten maupun dari KSOP Kelas I Banten. (Ardi/red)

Komentar