4 Petugas Diamankan Polda, Kepala KSOP Merak Bantah Ada Pungli

Ilustrasi pungli. (Dok: tangselpos)Ilustrasi pungli. (Dok: tangselpos)

CILEGON, TitikNOL - Kepala Kantor Kesyabandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten Abdul Aziz, akhirnya buka suara terkait adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan jajaran Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Banten pada Jumat (9/12/2016) lalu.

Kendati tidak menampik ada empat anak buahnya yang diamankan, namun Aziz membantah jika pengamanan anak buahnya terkait OTT.

"Bukan OTT itu, enggak ada. Ditkrimsus Polda Banten cuma melakukan pengawasan dan pengendalian (Wasdal) saja karena mereka itu katanya sering mendapat laporan atau keluhan dari masyarakat terkait pelayanan yang diduga ada embel-embelnya," kata Aziz di Pelabuhan Merak, Senin (12/12/2016).

Baca juga: Ditkrimsus Polda Banten Lakukan OTT di KSOP Banten?

"Ada empat orang yang dibawa ke Polda Banten untuk diperiksa, terus setelah disidik mereka dilepaskan kembali karena tidak terbukti. Intinya tidak ada yang jadi tersangka," tambahnya.

Saat ditanya empat jajarannya bekerja di bagian mana, Aziz menjelaskan jika ke empatnya di bagian kelaikan kapal.

"Iya benar, bagian kelaikan kapal," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, jajaran Ditkrimsus Polda Banten dikabarkan melakukan OTT terhadap petugas di KSOP Merak. OTT terkait perizinan kelaikan kapal yang diduga sarat pungli. (Ardi/red)

Komentar