Jelang Pilkades, Polres Serang Undang Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat

Suasana silaturahmi Polres Serang dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dari sejumlah daerah di wilayah hukum Polres Serang. (Foto: TitikNOL)
Suasana silaturahmi Polres Serang dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dari sejumlah daerah di wilayah hukum Polres Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada 31 Oktober mendatang, Kepolisian Resor (Polres) Serang mengundang 50 tokoh agama (toga) dan tokoh masyarakat (tomas) dari sejumlah daerah di wilayah hukum Polres Serang.

Pertemuan yang diinisiasi oleh Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) ini, selain silaturahmi juga lebih ke arah mengajak kepada para tokoh untuk bersama-sama menyukseskan gelaran pilkades dengan menjaga suasana kamtibmas yang aman, kondusif, sejuk dan sehat.

"Inti dari pertemuan ini tidak lain untuk meningkatkan tali silaturahmi dengan para tokoh ulama dan masyarakat," kata Kapolres AKBP Yudha Satria.

Menurut Kapolres, pandemi Covid-19 memaksa gelaran pilkades serentak diundur beberapa kali. Banyak berita - berita bohong di media sosial dapat memungkinkan timbulnya kesalahpahaman yang dapat memecah belah masyarakat.

"Maka dari itu melaui kegiatan silaturahmi ini kita dapat bersama - sama mendeklarasikan menjaga kondusifitas kamtibmas demi mewujudkan pilkades yang sebentar lagi kita laksanakan berjalan aman, sehat, sejuk dan damai," ungkap Yudha Satria.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan pilkades serentak saat ini berbeda dengan pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa sebelumnya. Pilkades yang akan digelar akhir Oktober nanti, semuanya wajib menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

"Situasi saat ini masih pandemi, dan tentunya pelaksanaan pilkades jangan sampai menimbulkan cluster baru penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, kami meminta dukungan para tokoh untuk membantu mensosialisasikan prokes serta vaksinasi. Kami juga minta masukan atau saran jika pelayanan kami selama ini kurang pantas atau kurang baik," kata Kapolres.

"Terkait layanan, jika Saya meminta dukungan dan masukan saran untuk kebaikan Polisi ke depan, dimana saat ini beredar di medsos yang berkaitannya dengan pelayanan di Polri dan apabila ada hal - hal yang kurang pantas atau kurang baik agar dapat disampaikan langsung kepada saya.

Sementara itu, H. Holid, tokoh agama dari Desa Lempuyang, Kecamatan Tanara mengungkapkan adanya surat edaran dari pemerintah daerah terkait pemilih harus memiliki vaksin, memicu antusias warga untuk sadar vaksinasi sangat tinggi.

Menurutnya, pemerintah daerah bersama TNI dan Polri sudah melaksanakan program vaksin di beberapa lokasi namun harus lebih ditingkatkan lagi.

"Melihat antusias warga yang tinggi, saya berharap agar kegiatan vaksinasi ini dapat dilaksanakan di semua tempat dengan cara mobile," pintanya. (HR/TN2)

Komentar