Kejam! Kesal Dibangunkan Tidur, Suami Palu Istri dan Dua Anaknya

Seorang warga menunjukan tempat terjadinya aksi kejam yang dilakukan Stenly, terhadap istri dan kedua anaknya. (Foto: TitikNOL)
Seorang warga menunjukan tempat terjadinya aksi kejam yang dilakukan Stenly, terhadap istri dan kedua anaknya. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Sungguh kejam perbuatan yang dilakukan Stenly (40), Warga keturunan Manado yang tinggal di perumahan Puri Anggrek blok F RT/RW 20/05, kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang ini.

Dia nekat memalu istri dan dua anaknya yang masih bocah. Aksi kejam pelaku hanya gara-gara dirinya kesal dibangunkan dari tidurnya.

Akibat aksi kejam Stenly, Diah (35) sang istri mengalami luka di bagian kepala dan kedua anaknya Marcel (8) dan April (5) mengalami luka yang sama di bagian kepala.

Menurut RT setempat Harahap (56), peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, saat pelaku Stenly tengah tertidur pulas.

Usai dibangunkan oleh kedua anaknya, pelaku langsung marah dan mengamuk kepada anak dan istrinya.

"Pelaku ngamuk karena dibangunkan sama anaknya saat tidur, marah langsung ambil palu dan memukul kedua anak kandungnya, sang istri yang terlibat juga ikut dipukul," kata Harahap ditemui di lokasi, Senin (18/9/2017).

Sang istri yang menjadi korban langsung berteriak minta tolong. Para tetangga yang melihat pelaku mengamuk mencoba melerai namun Stenly semakin menjadi-jadi dan memukul mobil dan kaca rumah tetangga.

"Warga kaget dengar teriakan, lihat pelaku mengamuk istri kabur ke tetangga, dicoba melerai pelaku malah palu kaca mobil dan kaca rumah tetangga," ungkapnya.

Pelaku pun mereda saat warga berkumpul dan menangkap pelaku. Warga pun memanggil petugas kepolisian.

"Kita tangkap barengan dan lapor polisi. Korban sudah dibawa ke rumah sakit terdekat," lanjutnya.

Menurut Harahap, pelaku bekerja serabutan dan memiliki empat anak, warga pun belum mengetahui penyebab sampai pelaku memukul korban.

"Anaknya empat, dua anak tiri dan dua anak kandung, yang dipukul anak kandung. Kerjanya serabutan. Kita belum tahu jelas kenapa dia sampai marah begitu," pungkasnya. (Gat/red)

Komentar