Pedagang Kelapa di Pasar Lama Gontok-gontokan dengan Satpol-PP

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Serang saat melakukan penertiban pedagang kelapa di Pasar Lama Serang. (Foto: TitikNOL)
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Serang saat melakukan penertiban pedagang kelapa di Pasar Lama Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Pedagang kelapa di Pasar Lama Serang, bertengkar atau gontok-gontokan dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Serang saat melakukan penertiban, Senin (06/01/2019).

Lubis, salah satu pedagang Kelapa di Pasar Lama menilai, penertiban yang dilakukan oleh Satpol-PP itu tindakan diskriminatif. Pasalnya, pihak penegak Peraturan Daerah (Perda) itu hanya menertibkan para penjual Kelapa saja dan tidak melakukan penertiban terhadap penjual lainnya.

Adu jotos pun tidak terhindarkan, saat pihak Satpol-PP menegur Lubis agar tidak berjualan di Pasar Lama lagi dan diarahkan pindah lapak di Pasar Kepandean.

"Salah saya dimana. Saya berjualan di dalam kios bukan di trotoar atau pun di bahu jalan, kios ini sewa loh," katanya.

Protes keras dilakukan, karena Lubis merasa tidak melanggar Perda nomor 10 tahun 2010. Sebab, Lubis berjualan di dalam kios dan tidak berada di badan jalan.

"Saya sebagai pedagang merasa dirugikan, Pemkot Serang dan Satpol-PP pilih kasih dalam menertibkan. Pedagang kelapa saja yang ditertibkan, tapi pedagang lain yang jualan di trotoar dibiarkan saja," terangnya.

Kepada TitikNOL, ia mengaku kecewa dengan sikap Satpol-PP yang membawa barang dagangannya dan tebang pilih dalam melakukan penertiban.

Bahkan, dirinya mengatakan akan tetap bertahan berjualan di Pasar Lama dan tidak akan pindah ke Pasar Kepandean karena sepi pembeli.

"Saya sudah coba jualan di sana (Pasar Kepandean), nyatanya sepi. Sedangkan kelapa ini tidak bisa bertahan lama. Nanti saya makan apa sehar-hari kalau tidak laku. Jadi saya katakan tidak akan pindah, sekalipun Wali Kota Serang yang turun langsung, saya tidak akan pindah," tegasnya.

Saat ditanya mengenai perjanjian pedagang kelapa dugan harus pindah ke Pasar Kepandean, Lubis menyebutkan kewajiban pindah itu hanya berlaku pada pedagang yang berjualan di bahu jalan saja.

“Kemarin saya tahu ada perjanjian itu, saya ga ikut kumpul, karena saya jualannya di kios. Jadi ngapain saya ikut pindah, toh disini tidak melanggar dan jualnnya di dalam kios,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu petugas Satpol PP yang sedang menertibkan, enggan memberikan keterangan yang lengkap. Pihaknya mengaku hanya menjalankan tugas dari atasannya.

“Saya hanya jalankan tugas. Untuk detailnya ke kantor saja tanyakan kepada atasan kami,” kata salah satu petugas yang tidak ingin dicatut namanya. (Son/TN1)

Komentar