Pendemo Sebut Plt Bupati Gagal Jika Tak Mampu Tutup Galian Pasir

Puluhan pendemo mendesak Pemkab Lebak dan Pemprov Banten menutup pertambangan pasir di Kabupaten Lebak. (Foto: TitikNOL)Puluhan pendemo mendesak Pemkab Lebak dan Pemprov Banten menutup pertambangan pasir di Kabupaten Lebak. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Puluhan aktivis mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Peduli Lingkungan Lebak Utara, menggelar aksi demo di kantor Bupati Lebak, Senin (9/4/2018).

Dalam aksinya, massa mendesak agar Pemkab Lebak menutup sejumlah aktivitas perusahaan pertambangan pasir yang berada wilayah Lebak utara.

Dalam orasinya, pendemo menyebut keberadaan perusahaan tambang pasir di Kabupaten Lebak, khususnya di Lebak utara, tidak membawa dampak positif terhadap masyarakat.

Menurut pendemo, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari perusahaan tambang pasir tidak sebanding dengan kerusakan lingkungan dan jalan di Kabupaten Lebak.

"Pemkab Lebak menutup mata, Pemprov Banten tutup mata. Kami masyarakat bawah yang paling merasakan dampak langsung akibat keberadaan pertambangan pasir. Hari ini, kami datang ke sini mempunyai harapan agar bagaimana pertambangan pasir di Kabupaten Lebak ditutup. Kami juga mendesak Pemkab Lebak agar merekomendasikan penutupan terhadap sejumlah perusahaan tambang pasir di Kabupaten Lebak khususnya di Lebak utara," teriak Arif, salah seorang pendemo dalam orasinya.

Selain itu Arif juga menyebut, jika aspirasi pendemo soal desakan penutupan pertambangan pasir tersebut tidak ada kejelasan, dirinya menyebut jika Bupati dan DPRD Kabupaten Lebak telah gagal memimpin Lebak.

"Catat kawan-kawan, kita punya wakil rakyat di sini. Wakil-wakil rakyat yang punya fungsi kontrol, wakil-wakil rakyat yang bajingan yang tidak melakukan fungsi kontrol. Catat kawan-kawan, tahun 2019 nanti jangan pilih anggota DPRD Lebak yang sekarang, mereka tidak punya kemampuan. Jika tidak ada kejelasan dan tidak ada tindaklanjutnya permasalahan ini, maka Plt Bupati Lebak gagal, cabut mandat Gubernur Banten," ujar Arif.

Sementara itu, hingga berita ini dilansir, sejumlah perwakilan pendemo tengah melakukan pertemuan dengan pihak dinas dan instansi terkait dari Pemkab Lebak dan Pemprov Banten, juga unsur Kepolisian dan perwakilan DPRD Lebak yang dilaksanakan di Aula Multatuli kantor Setda Lebak. (Gun/TN1)

Komentar