SERANG, TitikNOL – Sekolah Dasar (SD) Tamansari, Baros, Kabupaten Serang yang rusak diterjang banjir dan lumpur pada Sabtu (6/5/2017) kemarin dalam kondisi rusak berat. Akibatnya, para siswa tidak bisa mengadakan kegiatan belajar-mengajar. Ujian sekolah yang mestinya dilaksanakan hari ini pun tertunda.
Perwakilan guru, Embay Makrudi yang ditemui wartawan mengatakan, kegiatan belajar mengajar ditunda karena tidak ada tempat duduk dan meja. Pasalnya, banjir merobohkan 2 ruangan kelas, 40 meja dan bangku sekolah yang perlu dibersihkan karena lumpur.
Embay juga mengatakan, untuk ujian sekolah untuk kelas 6 SD, akan ditunda sampai bangku dan kursi dibersihkan. Sedangkan untuk siswa lain, proses belajar mengajar ditunda sampai ada bantuan meja dan kursi dari pemerintah.
"Aturannya hari ini ujian sekolah paktek PJOK (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan), tapi diundur karena nggak ada ruangan," kata Embay Makrudi kepada wartawan, Senin (8/5/2017).
Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, kata Embay sudah menyarankan agar ruangan yang tidak rusak dibersihkan. Apalagi, pada minggu depan merupakan jadwa ujian nasional di seluruh Sekolah Dasar (SD) se Indonesia.
"Tadinya ujian nasional mau pakai balai desa. Tapi karena tidak cukup kita pakai ruangan guru sama ruangan di sini yang nggak rusak," tambahnya.
Perlu diketahui, banjir yang merusak SDN Tamansari akibat jebolnya tanggul penampungan air di perkebunan buah naga. Tanggul yang mengelilingi perkebunan itu tidak bisa menahan debit air yang tinggi karena hujan deras. Karena berada di posisi ketinggian, air bercampur lumpur kemudian merusak sekolah berserta satu rumah warga. (Gat/rif)