Pilgub Banten 2017

Dua Pasangan Calon Independen Serahkan Berkas Ke KPU

Pasangan Ahmad Dimyati Natakusumah-Yemmelia saat datang ke kantor KPU Banten. (Foto:TitikNOL)
Pasangan Ahmad Dimyati Natakusumah-Yemmelia saat datang ke kantor KPU Banten. (Foto:TitikNOL)

SERANG,  TitikNOL – Dua pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten dari jalur independen, Minggu (7/8/2016) siang tadi menyerahkan berkas dukungan Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten. Keduanya yakni pasangan Sangadiah-Subari Martadinata dan pasangan Ahmad Dimyati Natakusumah- Yemmelia.

Pasangan Sangadiah-Subari dating sekitar pukul 13.00 WIB ke kantor KPU. Keduanya langsung masuk ke ruangan kantor KPU untuk menyerahkan berkas dukungan KTP. Tidak berselang lama setelah pasangan pertama menyerahkan berkas, pasangan Dimyati-Yemmelia datang ke KPU untuk menyerahkan berkas dukungan.

Pasangan Tb Sangadiah-Subari Martadinata saat datang ke kantor KPU Banten

Subari, yang ditemui disela acara penyerahan berkas mengaku optimistis akan lolos dalam proses verifikasi dukungan yang dilakukan oleh KPU.

"Tentu kita optimis bisa lolos masuk, cuma memang ada sedikit kendala dalam penguploadan KTP jadi pada saat Silon agak lambat. Makanya tim ITE kita sudah kordinasi dengan KPU karena kan waktunya cuma sampai sore ini," kata Subari kepada wartawan.

Di tempat yang sama, pasangan Dimyati-Yemmelia, mengungkapkan jika dirinya menggandeng kalangan birokrat sebagai bakal calon wakilnya. Pertimbangannya lanjut Dimyati, karena Yemmelia dinilai memiliki basis suara yang mampu mendongkrak kemenangan di Pilgub Banten.

"Kenapa dari kalangan birokrat? Karena Banten ini bobrok. Bu Yemmelia ini kan orang birokrat jadi dia lebih paham makanya saja pilih dia. Selain itu dia juga kan tergabung dalam ikatan keluarga minang basis suaranya bisa mendukung," kata Dimyati.

Dalam penyerahan berkas ini, Dimyati mengklaim telah menyerahkan dukungan KTP sebanyak 700 ribu. Dirinya pun optimistis akan lolos verifikasi dan akan maju sebagai calon gubernur dan wakil gubernur dari jalur independen.

"Kita sudah targetkan 1 juta dukungan, tapi karena yang 300 ribu masih KTP yang dulu jadi hanya 700 ribu dukungan, dan kita optimis lolos," ujarnya.

Seperti diketahui, Sabtu kemarin, pasangan Yayan-Ratu Enong telah menyerahkan berkas dukungan. Dengan itu, ada tiga pasangan dari jalur perseorangan yang sudah menyerahkan berkas dukungannya ke KPU. (Megat/red)

Komentar