Jelang Pilgub Banten 2017

Gandeng Andika, Demokrat Targetkan Menang Dalam Pilkada Banten

Sekjen DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan. (Dok: metrotvnews)Sekjen DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan. (Dok: metrotvnews)

JAKARTA, TitikNOL - Sukses duetkan Wahidin Halim (WH) dengan kader Partai Golkar, Andika Hazrumy (Aa), Partai Demokrat siap habis-habisan bertarung di Pilkada Banten 2017. Andika, yang merupakan putra mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah dinilai sebagai pasangan ideal bagi WH.

Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan‎ mengatakan, pasangan WH-Aa akan menorehkan sejarah di Pilgub Banten. Sebab, untuk pertama kalinya Demokrat berkoalisi dengan Partai Golkar.

"Jadi, hari ini (Senin, 8/8/2016) DPP Partai Demokrat melepas satu lagi pasangan cagub jagoannya yang akan bertarung di Pilkada Banten 2017. Kami resmi melepas kader kami WH berpasangan dengan Andika (Aa-red) untuk merebut Banten-1 dan Banten-2," ujar Hinca di kantor DPP Demokrat, di Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (8/8/2016).

Banten, kata Hinca, memiliki posisi strategis dengan segala potensinya.‎ Oleh karenanya duet WH-Aa diharapkan mampu membawa perubahan pada periode 2017-2022.

Hinca menjelaskan, untuk sementara yang sudah memutuskan ikut mendukung pasangan ini adalah partai Demokrat, Golkar dan Hanura.

"Barangkali ada partai-partai sahabat lain yang ingin berkoalisi dengan Demokrat mari bergabung. Pilkada serentak itu untuk berkoalisi satu dengan yang lainnya. Jadi kami siap berkoalisi, dan siap juga berkompetisi," tegas Hinca.

Mendapat dukungan langsung dari tiga parpol, WH berjanji segera melakukan komunikasi politik dengan pihak lainnya untuk bersama-sama membangun Banten.

"Hari ini kita letakkan semangat perjuangan untuk memenangkan pertarungan pilkada Banten. Kami melakukan komunikasi politik untuk membangun Banten lebih sejahtera dan makmur," tegas mantan Wali Kota Tangerang periode 2003 - 2013 ini.

Senada dikatakan Aa. Ia mengatakan, koalisi Demokrat-Golkar di Pilgub Banten dapat membawa kemenangan bagi mereka.

"Dari peta perpolitikan di Banten, ini sejarah pertama Demokrat berkoalisi dengan Golkar," ujarnya. (Bara/quy)

Komentar