Hilang Dirampok, Sopir Online Ini Terharu Saat Mobilnya Dikembalikan Polisi

Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, menyerahkan secara simbolis mobil kepada pemiliknya. (Foto: TitikNOL)
Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, menyerahkan secara simbolis mobil kepada pemiliknya. (Foto: TitikNOL)


SERANG, TitikNOL - Ada kejadian mengharukan saat Polda Banten menggelar ekspose pengembalian mobil hasil curian kepada pemiliknya, di Mapolda Banten, Sabtu (25/11/2017).

Beberapa pemilik kendaraan yang sempat hilang, beberapa di antaranya menangis, karena terharu mobilnya bisa kembali usai dicuri.

Dwi Andika salah satunya. Pria yang berprofesi sebagai sopir online itu sempat tidak percaya mobil jenis Toyota Yaris kembali lagi ketangannya usai dicuri para pencuri mobil.

Pemuda warga Tangerang itu menuturkan, pada saat kejadian dirinya tak menyangka bahwa penumpang yang dibawanya merupakan kawanan perampok.

"Saya diajak ngobrol sepanjang jalan, sambil dibawa muter-muter. Tiba-tiba leher saya dijerat sama tali, kepala dilakban sudah kaya mumi, beruntung masih dikasih kesempatan hidup," kata Dwi Andika di Polda Banten.

Mengetahui dirinya menjadi korban perampokan, Dwi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Tangerang. Setelah beberapa bulan, Polisi mengabarkan bahwa kendaraannya berhasil diamankan beserta para pelaku.

"Saya mengucapkan terima kasih pada Polda Banten juga karena sudah menemukan mobil saya. Karena mobil ini merupakan kendaraan penunjang kerja sehari-hari," ujarnya.

Di tempat yang sama, Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengaku telah menyerahkan delapan kendaraan roda empat hasil curian.

Delapan kendaraan itu kata Listyo, diamankan selama Operasi Jaran Kalimaya 2017 yang digelar beberapa waktu lalu.

"Kendaraan ini kita serahkan secara gratis, tidak ada pungutan. Sebab ini adalah bentuk tanggang jawab kita, jajaran Polda Banten, kita kembalikan kepada masyarakat," ujarnya.

Listyo menjelaskan, bagi masyarakat yang akan mengambil kendaraan hasil sitaan Polda Banten, hanya menunjukan bukti kepemilikan kendaraan seperti STNK atau BPKB.

Mantan Ajudan Presiden Joko Widodo itu juga meminta kepada pemilik kendaraan, agar selalu menjaga kendaraannya dengan memasang alat pengaman tambahan, seperti GPS dan yang lainnya.

"Lebih berhati-hati, apabila membutuhkan bantuan kami silahkan hubungi call center," tukasnya. (Gat/red)


Komentar