TANGSEL, TitikNOL - Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila Moeloek, menilai pembelian antibiotik tanpa penggunaan resep dokter dinilai masih tinggi dikalangan masyarakat.
Justru dengan adanya hal tersebut, Nila Moeloek menilai pembelian antibiotik tanpa resep sebagai salah satu pemicu tingginya kasus Antimicrobial Resistence (AMR), Selasa (6/3/2018).
"Penggunaan antibiotik yang salah dapat memicu ancaman yang cukup serius seperti readmisi pasien rumah sakit serta semakin lamanya proses pengobatan yang dibutuhkan. Selain itu, resitensi terhadap antibiotik dapat pula menyebabkan kematian," terang Nila Moeloek dihadapan awak media ketika menghadiri Rakerkesnas 2018 di ICE BSD Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (6/3/2018).
Baca juga: Menkes RI Targetkan Angka Stunting dan Tubercolosis Menurun
Kendati begitu pihaknya menjelaskan, persoalan tersebut terjadi dinilai dari kurang bijaknya masyarakat dan tenaga medis dalam penggunaan antibiotik secara benar dan baik. (Don/TN1).