Pemprov Banten Optimis Target Pajak Terpenuhi

Ilustrasi pajak. (Dok: sindonews)
Ilustrasi pajak. (Dok: sindonews)

SERANG, TitikNOL - Semakin membaiknya kondisi perekonomian Indonesia, khususnya di Provinsi Banten, industri otomotif semakin optimis. Apalagi perkembangan beberapa bulan terakhir menunjukan trend yang menggembirakan dan diharapkan tahun ini pertumbuhan pasar otomotif semakin baik.

"Ini dapat dilihat dari catatan Gaikindo dan ATPM memprediksi target penjualan kendaraan untuk tahun 2016 sebanyak 1.050. 000 unit lebih tinggi dibandingkan dengan target tahun 2015 yang hanya.sekitar 1.000.000 unit," ujar Sekda Banten Ranta Soeharta, dalam acara gathering dengan ATPM, dealer dan leasing 2016 di aula DPPKD, Kamis, (8/9/2016).

Dari catatan tersebut, kata Sekda, maka diharapkan mampu meningkatkan target pendapatan pajak khususnya dari pajak kendaraan.

"Pajak daerah yang dikelola oleh pemerintah provinsi Banten adalah PKB (Pajak Kendaraan Bermotor), BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor), PKB (Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor), pajak air dan permukaan dan pajak rokok," jelas Sekda.

Kepala DPPKD provinsi Banten Nandy S Mulya mengatakan, pada tahun anggaran 2016 target PKB sebesar Rp1.697.220.000.000. Sementara realisasi hingga Agustus ini sudah mencapai Rp1.190.218.796.581 atau 60,69%.

"Target BBNKB tahun 2016 ini ditarget sebesar 1.942.200.000.000, dengan realisasi sampai Juli 2016 sebesar Rp1.089.118.839.500 atau sebesar 50,08%," jelas Nandy.

Sedangkan dari total pendapatan pajak daerah setiap tahunnya, Nandy mengatakan pemerintah kabupaten/ kota akan mendapatkan bagi hasil sebesar 70% dari pajak PBBKB, air permukaan dan pajak rokok. Sedangkan 30% dari PKB dan BBNKB.

"Jumlah bagi hasil ini di masing-masing kabupaten kota tentunya berbeda. Ini dilihat dari potensi pajak yang dihasilkan dari masing-masing kabupaten kota. Dengan demikian diharapkan kabupaten kota memberikan kontribusi terhadap penghasikan pajak setiap tahunnya, seperti penyediaan fasilitas sarana prasarana untuk mendukung pendapatan pajak daerah. Kami optimis target pajak tahun ini bisa terlampaui," tegasnya. (Meghat/quy)

Komentar