600 Atlet Ikuti Krakatau Posco Cup II Taekwondo Championship di Cilegon

Ketua Harian Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Banten,Andi Soko saat memberikan sambutan dalam Krakatau Posco Cup II Taekwondo Championship digelar di ASA Sport Center Cilegon. (Foto: TitikNOL)Ketua Harian Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Banten,Andi Soko saat memberikan sambutan dalam Krakatau Posco Cup II Taekwondo Championship digelar di ASA Sport Center Cilegon. (Foto: TitikNOL)

    CILEGON, TitikNOL - Krakatau Posco Cup II Taekwondo Championship, digelar di ASA Sport Center Kota Cilegon, Sabtu (20/7/2019). Sebanyak 600 peserta mengikuti turmanen tersebut.

    Krakatau Posco Cup II Taekwondo Championship ini diikuti lima provinsi termasuk Banten. Empat provinsi di luar Banten yang mengikuti turnamen adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali dan Kalimantan Timur.

    Total peserta dalam Krakatau Posco Cup II Taekwondo Championship ini kurang lebih 600 orang. Peserta itu terbagi dalam empat kategori, mulai dari kategori junior hingga kadet.

    Ketua Panitia Krakatau Cup II Taekwondo Championship, Wisnu Kuncara mengatakan, dari 600 perserta yang mengikuti turnamen tersebut, 70 persen di antaranya atlet taekwondo asal Banten.

    "Tujuan idealnya Krakatau Posco Cup II Taekwondo Championship ini adalah untuk menciptakan calon-calon atlet taekwondo yang handal, tentunya yang ada di Banten. Kebetulan juga ini ada Pra PON di Banten. Jadi agenda ini dijadikan salah satu pemanasan sebelum menuju Pra PON pada bulan September nanti, kebetulan Banten sebagai tuan rumah," kata Wisnu Kuncara kepada awak media.

    Wisnu menambahkan, selain mendapatkam medali, para pemenang dalam kejuaraan ini juga akan mendapatkan uang pembinaan Rp20 juta.

    "Jadi di luar medali, kita juga menyiapkan uang pembinaan Rp20 juta untuk para pemenang," jelasnya.

    Sementara itu, Ketua Harian Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Banten, Andi Soko, meminta kepada para atlet-atlet taekwondo yang ada di Banten, benar-benar manfaatkan momen ini untuk menuju Pra PON.

    "Makanya saya minta ke atlet Banten manfaatkan ini supaya jadi peluang untuk menambah kuota," ujarnya.

    Dikatakan Andi, dari ribuan atlet taekwondo yang ada di Banten, hanya 20-30 orang atlet yang akan mengikuti PON.

    "Atlet taekwondo di Banten itu ribuan, tapi hanya 20-30 yang akan mengikuti PON. Adapun untuk peluangnya, masuk tiga besar nasional saja sudah bagus," katanya. (Ardi/TN1).

    Komentar