Dharma Wanita Harus Ingatkan Suami Tak Korupsi

Sekda Banten Ranta Soeharta ‎saat memberikan sambutan pembukaan seminar Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten di Pendopo Gubernur, KP3B, Kota Serang, Kamis (24/11/2016). (Foto: TitikNOL)
Sekda Banten Ranta Soeharta ‎saat memberikan sambutan pembukaan seminar Dharma Wanita Persatuan Provinsi Banten di Pendopo Gubernur, KP3B, Kota Serang, Kamis (24/11/2016). (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Sekda Banten, Ranta Soeharta meminta anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Banten agar mengingatkan suaminya untuk tidak korupsi. Hal tersebut karena menurut Ranta, ibu-ibu dharma wanita merupakan ujung tombak pencegahan korupsi di kalangan aparatur sipil negara (ASN).

"Ibu-ibu harus bertanya ke suaminya. Ketika suaminya membawa setumpuk uang ke rumah, yang lebih dari pendapatan suaminya. Adakah di antara kita mengingatkan itu? Tidak harus dijawab, direnungkan saja," ujar Ranta saat membuka seminar ‘Saya Perempuan Anti Korupsi', di Pendopo Gubernur, KP3B, Kota Serang, Kamis (24/11/2016)

Baca juga: Pencegahan Korupsi Dimulai dari Keluarga

Menurutnya, pentingnya gerakan pencegahan korupsi ini dimulai oleh ibu-ibu dharma wanita sebagai istri aparatur negara.

"Ini mengingatkan saya juga secara pribadi dan istri saya. Karena ini juga harus diwanti-wanti. Dari ibu lah lahir suami yang bisa membangun Banten ke arah kebaikan dan kemajuan," jelasnya.

Menurutnya, suami istri harus saling mengingatkan untuk tidak terjebak pada perilaku koruptif.

"Punya uang banyak tidak dilarang, cuma paling tidak saling mengingatkan. Istri pasti kan tahu gaji suami, tunjangannya berapa, ingatkan kalau ke rumah bawa lebih dari itu," ungkapnya. (Kuk/Rif)

Komentar