Dituding Abaikan Warga Sekitar Pabrik, PT KOS Didemo

Warga Warnasari dan Rawa Arum saat melakukan aksi unjuk rasa di PT KOS. (Foto: TitikNOL)
Warga Warnasari dan Rawa Arum saat melakukan aksi unjuk rasa di PT KOS. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Puluhan warga dari Kelurahan Rawa Arum dan Warnasari, melakukan aksi unjuk rasa di PT Krakatau Osaka Steel (KOS). Massa menuding, PT KOS tidak berpihak dengan warga lingkungan terkait pembelian besi scrap.

Dalam orasinya, warga merasa tak dilibatkan dalam pembahasan kontrak kerja pembelian besi bekas (scrap) di PT KOS. Mereka mengaku kecewa dengan pabrik baja tersebut.

Warga dari Warnasari dan Rawa Arum sudah dua kali mendemo pabrik tersebut. Warga menyebut, kontrak pembelian scrap tidak sesuai dengan janji awal yang harus melibatkan warga sekitar.

"Kami kecewa dengan PT KOS, artinya ada etika-etika berbisnis yang tidak dilakukan. PT KOS telah memberikan kontrak pembelian scrap kepada PT Alba yang jelas-jelas tidak berpihak kepada masyarakat lingkungan," kata Korlap Aksi Taupiqurrahman, Rabu (22/1/2020).

Keputusan PT KOS menunjuk PT Alba itu kata Taufiq, diambil secara sepihak dan tidak melibatkan masyarakat sekitar.

"Kami benar-benar kecewa, apalagi yang merasa punya kontrak itu seolah-olah mengatakan lingkungan itu tidak penting," ungkapnya.

Warga menyebut, PT KOS sudah tak menganggap warga ring satu. Hal itu terbukti dengan diberikannya kontrak pembelian scrap kepada PT Alba yang bukan dari rekomendasi warga sekitar.

"Dulu PT KOS pernah berjanji bahwa perusahaan yang didukung masyarakat lingkungan akan ditunjuk , tapi ini faktanya tidak. Kami benar-benar kecewa," tegas Taupiq. (Ardi/TN1).

Komentar