Dituding Tidak Serap Tenaga Kerja Lokal, PT JMR: 80 Persen Karyawan Warga Sini

Warga Randakari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon saat melakukan aksi unjuk rasa di depan PT JMR. (Foto: TitikNOL)
Warga Randakari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon saat melakukan aksi unjuk rasa di depan PT JMR. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - PT Jawa Manis Rafinasi (JMR) yang berlokasi di Kelurahan Randakari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, membantah tudingan warga jika perusahaan tidak memperhatikan warga sekitar khususnya warga ring satu.

"Kita sudah berkontribusi kepada masyarakat Kelurahan Randakari. Bahkan perusahaan telah memberikan dana kemitraan rutin setiap bulan ke 10 RT yang masing-masing RT mendapatkan Rp1 juta, kegiatan keagamaan hingga kegiatan kepemudaan dan olahraga,” kata Humas PT JMR, Dedi Adi Priana kepada wartawan, Senin (30/10/2017).

Dedi juga membantah, jika pihak perusahaan tidak menyerap tenaga kerja lokal, khususnya yang berada di ring satu.

"Perlu diketahui ya, sekitar 340 pegawai yang ada di PT JMR 80 persen di antaranya itu warga sekitar. Jadi tidak benar kalau kita tidak menyerap tenaga kerja lokal," jelasnya.

Baca juga: Tuntut Tenaga Kerja Lokal, Warga Randakari Geruduk PT.JMR

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan warga Kelurahan Randakari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon melakukan aksi unjuk rasa di depan PT JMR.

Mereka menuntut agar perusahaan menyerap tenaga kerja lokal, keterbukaan tender dan pembinaan sosial masyarakat melalui dana CSR. (Ardi/red)

Komentar