KPU Tangsel Paling Terlambat Rekapitulasi Tingkat Provinsi, Ini Kendalanya

Ilustrasi. (Dok: Suaramerdeka)Ilustrasi. (Dok: Suaramerdeka)

TANGSEL, TitikNOL - Bawaslu Provinsi Banten mencatat ada kendala saat rekapitulasi suara di tingkat Provinsi. Pasalnya, KPU Tangsel dinilai paling terlambat melakukan rekapitulasi.

Ketua Bawaslu Banten, Didih M Sudih mengatakan, ada kendala utama soal jumlah TPS. Kata Didih, ada kecamatan-kecamatan yang TPSnya di atas 600, bahkan di atas 900 TPS.

"Ada kecamatan yang TPSnya di atas 600, bahkan di atas 900. TPS terbanyak di Banten ada di Kecamatan Pamulang dan Pondok Aren," kata Didih kepada TitikNOL, Rabu (8/5/2019).

Meski begitu, Didih mengaku mengambil langkah antisipasi memperbanyak panel pembacaan. Hal itu dilakukan agar target rekapitulasi di tingkat Provinsi selesai sesuai target.

"Antisipasinya antara lain panel pembacaan yang diperbanyak, sampai 8 panel. Selain masalah TPS, ada juga kabupaten/kota yang pembacaannya agak lambat. Kendala itu sebagian besar di Tangerang Raya," ucapnya.

Komisioner Bawaslu Tangsel, Slamet Sentosa, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kendala di Tangsel. Menurut dia, kesiapan PPK untuk memplenokan dinilai belum maksimal.

"Benar di Tangsel ada kendala. Kendalanya karena sangat banyaknya TPS, jadi pleno di PPK tambah lama. Kesiapan PPK untuk memplenokan juga belum maksimal, jadi di pending terus," terang Slamet.

Ketua KPU Tangsel Bambang Dwitoro, saat dikonfirmasi perihal adanya kendala yang menghambat rekapitulasi di wilayah kerjanya, enggan memberikan tanggapan. (Don/TN1).

Komentar